Suara.com - Selama ini berhubungan seksual selama menstruasi bagi sebagian orang mungkin adalah suatu hal yang menjijikkan. Terlepas juga ada risiko yang mungkin terjadi.
Tapi, berhubungan seksual, atau bahkan masturbasi saat menstruasi ternyata memiliki keiistimewaan tersendiri.
Faktanya, bersamaan dengan kram menstruasi, orgasme selama menstruasi juga dapat membantu Anda meredakan masalah PMS lainnya seperti stres, sakit kepala, sakit punggung, dan suasana hati yang sering berubah.
Dilansir dari Healthshot, hal itu terjadi karena tiga hormon yang disekresikan oleh tubuh saat orgasme - serotonin, oksitosin, dan dopamin.
Dokter obgyn Dr Aruna Kalra menjelaskan bagaimana orgasme bekerja pada kram menstruasi. Saat mengalami orgasme, tubuh kita melepaskan bahan kimia seperti oksitosin dan dopamin yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit, dan membantu kita mengatasi kram menstruasi.
Saat orgasme, darah mengalir ke rahim dan membantu meredakan kram. Ini juga membantu kita menghilangkan stres dan bahkan melepaskan endorfin dalam tubuh, sehingga meningkatkan relaksasi dan membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Endorfin diproduksi oleh kelenjar hipofisis dan sistem saraf, dan membantu meredakan kram menstruasi. Mereka berinteraksi dengan reseptor opiat di otak kita yang meningkatkan ambang nyeri kita, dan mengurangi persepsi kita tentang nyeri. Endorfin adalah pereda nyeri alami tubuh kita.
“Serotonin dan dopamin adalah hormon peningkat suasana hati, yang dilepaskan saat mengalami orgasme. Ini efektif dalam menyembuhkan kram menstruasi," kata Dr Kalra dari CK Birla Hospital.
Ia menjelaskan, saat mengalami orgasme, aliran darah meningkat dan toleransi rasa sakit meningkat, sehingga pada akhirnya membuat kita merasa bahagia, rileks, hangat, dan mengantuk.
Baca Juga: Kelewat Bergairah Setubuhi PKS, Pria Ini Tewas Usai Orgasme
Banyak perempuan mengeluh tentang pola tidur mereka yang terganggu selama siklus menstruasi, tetapi berhubungan seks atau masturbasi selama menstruasi juga dapat membantu tidur lebih nyenyak.
Pelepasan hormon bahagia akan membantu meningkatkan mood, menghilangkan kelelahan dengan lebih dari satu cara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat