Suara.com - Perempuan yang sudah memasuki masa menopause tidak akan mengalami haid atau menstruasi lagi.
Namun pada kasus tertentu, beberapa perempuan mengalami 'haid' kembali setelah cukup lama berhenti. Hanya saja, hal tersebut perlu menjadi perhatian bagi perempuan yang mengalaminya.
Dikatakan oleh Dokter spesialis obgyn dr. Gita Pratama. Sp.OG. (K), darah yang keluar bisa jadi bukan lah darah menstruasi pada umumnya.
Ia mengatakan, perempuan yang sudah menopause tidak mungkin kembali haid. Sehingga darah yang keluar kemungkinan pendarahan yang bisa saja menandakan kondisi tidak normal dan berpotensi adanya penyakit.
"Jadi kalau sudah menopause lalu muncul pendarahan. Karena kalau sudah menopause tidak mungkin terjadi penebalan dinding rahim dan terjadi haid. Sehingga harus cari penyebabnya," helas dokter Gita dalam siaran langsung Instagtam SIKAT 'Edukasi Singkat Tetap Sehat Pada Masa Menopause', Minggu (31/1/2021).
Meski begitu, dokter Gita memastikan, tidak semua pendarahan membahayakan. Karena itu penting dipastikan dengan melakukan pemeriksaan ke dokter.
"Harus waspada apakah ada kemungkinan ke kanker rahim. Kadang-kadang kita temukan polip yang jinak," ucapnya.
Siklus haid juga harus diperhatikan. Jika pendarahan terjadi pada tiga bulan sekali atau enam bulan sekali, menurut dokter Gita kondisi itu masih bisa disebut haid. Hanya saja memang sudah memasuki masa premenopause sehingga siklus haid perempuan jadi memanjang.
"Hal yang dikhawatirkan pendarahan yang banyak dan lama, misal seminggu sampai 10 hari. Juga pendarahannya berlebihan sampai bergumpal. Itu juga harus warning, harus ke dokter. Karena kondisi penebalan dinding rahim bisa terjadi," tuturnya.
Baca Juga: Kram Saat Menstruasi, Ini Sebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak