Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)
Suara.com - Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Gaya hidup sehat serta olahraga teratur dianggap sebagai salah satu cara untuk mencegah penyakit ganas tersebut.
Dikutip Suara.com dari Indian Express, seorang onkologis sekaligus senior konsultan dari Action Cancer Hospital India, Dr J B Sharma, HOD membagikan kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan kanker sesuai usia. Berikut ini adalah tahapannya:
Masuki Usia 20 Tahunan
- pemeriksaan kulit dan testis
- Pap smear setelah aktif secara seksual
- Pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan
- Jika wanita alami perdarahan/ menstruasi tidak teratur, lakukan USG panggul untuk mendeteksi tumor ovarium
Usia 20 sampai 40 Tahun
- Pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan
- Pemeriksaan testis bulanan untuk pria dan pemeriksaan kulit untuk kedua jenis kelamin
- Pap Smear berbasis cairan setiap tahun selama tiga tahun setelah usia 25 tahun. Jika normal, maka lakukan setiap tiga tahun sekali sampai usia 65 tahun
- USG (ultrasound) payudara sebelum usia 40 atau setidaknya lima tahun sebelum anggota keluarga terkena, mammogram bilateral dari 45-55 tahun setiap tahun sesuai anjuran dokter
- MRI payudara bila terjadi BRCA mutasi-positif
- Mamogram dasar pada usia 40
- Baseline PSA pada usia 45 tahun jika keluarga memiliki riwayat kanker prostat
- Profil BP / Nadi / Lipid kadang-kadang jika memiliki riwayat keluarga atau seorang perokok / alkoholik / stres
50 tahun ke atas
- Mammogram tahunan sampai usia 55 tahun dan kemudian setiap dua tahun
- Pemeriksaan payudara klinis oleh dokter setiap tahun
- Rontgen dada / USG seluruh perut setiap tahun
- Profil CBC / LFT / KFT / Lipid setidaknya setiap tahun
- PSA tahunan setelah usia 50 tahun untuk pria
- Cek tinja setiap tahun untuk kedua jenis kelamin
- Urine R / E tahunan
- Kolonoskopi 5 tahunan bila memiliki riwayat keluarga
- Pemeriksaan jantung setiap tahun
- CT scan dada dosis rendah jika terjadi risiko tinggi kanker paru-paru sebagai perokok dalam 15 tahun terakhir atau usia 55-74 tahun
Selain itu, seorang konsultan senior Onkologi Medis di RS Dharamshila Narayana Superspeciality Dr Deni Gupta menyebutkan tanda-tanda peringatan yang perlu segera diperhatikan bila masyarakat mengalami hal-hal berikut ini;
- Bila memiliki benjolan di bagian tubuh manapun, lakukan check-up. Benjolan bisa saja tanda penyakit berbahaya, bisa juga tidak. Namun memastikan perhatian medis tepat waktu amat penting.
- Batuk darah terus-menerus dan nyeri di dada dapat menjadi peringatan tentang kanker paru-paru. Selain itu, jika seorang perokok berat menderita kondisi seperti itu, ia harus melapor ke dokter spesialis sedini mungkin.
- Sakit kepala yang tidak normal dan episode muntah yang berulang adalah gejala yang dialami kebanyakan orang dalam kasus tumor otak. Kondisi seperti itu dapat terjadi pada banyak masalah neurologis juga, tetapi tes yang diperlukan tetap dapat memberikan gambaran yang jelas.
- Buang air besar berwarna hitam dan sakit perut yang tidak normal mungkin merupakan gejala dari kanker rektal.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?