Suara.com - Kebanyakan orang melakukan diet untuk menurunkan berat badan demi tubuh yang lebih langsing. Tujuan diet berbeda dilakukan oleh seorang pria bernama Spartan Pudge yang ingin memiliki berat badan sama seperti beruang grizzly raksasa.
Pria berusia 28 tahun itu melakukan diet dengan makan 5.000 kalori setiap hari dan tidak berhenti hingga akhirnya berat badannya mencapai seperemoat ton atau sekitar 220 kilogram.
Warga New York, Amerika Serikat itu sebelumnya memiliki berat badan hampir 100 kilogram pada usia 18 tahun.
Saat ini beratnya telah mencapai 177 kilogram. Ukuran bajunya adalah XXXXL, perutnya memiliki lingkar 160 sentimeter, dan pahanya berukuran 91,4 sentimeter.
Dengan tinggi 182 sentimeter, berat Spartan tergolong obesitas yang tidak wajar. Tapi, dia mengakui sangat menyukai tubuhnya.
Meskipun berat badannya dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan dokter, Spartan menyatakan bahwa dia dalam keadaan sehat.
"Saya masih lebih lincah daripada kebanyakan orang yang berukuran normal. Saya bisa meletakkan kaki saya di belakang kepala dan tekanan darah dan gula darah saya baik-baik saja," katanya dikutip dari Metro.
Spartan menyadari kalau banyak orang pasti berpikir dirinya telah membahayakan kesehatannya sendiri. Tetapi menurutnya, hal itu tidak terjadi dan ia justru menyukai tubuh besarnya.
Spartan mengatakan keinginannya untuk menambah berat badan, yang terkait dengan seksualitasnya. Hal itu telah menjadi bagian dari identitasnya selama yang dia ingat.
Baca Juga: Sudah Langsing tapi Masih Mau Diet, Anya Geraldine Diskakmat Fans
Berita Terkait
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?