Suara.com - Pola makan sehat dan seimbang yang terdiri dari semua nutrisi penting seperti karbohidrat, mineral, protein, vitamin, omega-3, dan folat berperan besar dalam mencegah penyakit kronis maupun penyakit jangka pendek.
Beberapa buah dan sayuran dikemas dengan nutrisi yang disebutkan di atas, sehingga sangat baik untuk bantu mengobati dan mencegah berbagai penyakit secara alami.
Salah satu di antaranya adalah brokoli. Sayuram hijau ini dianggap sebagai makanan super untuk mengatasi gejala pilek dan flu dalam waktu singkat. Namun tentu saja faktor gaya hidup lain seperti olahraga dan konsumsi buah dan sayuran lain juga berperan penting.
Menurut sebuah penelitian, sayuran silangan seperti brokoli merupakan sumber fitokimia yang sangat baik, termasuk sulforaphane, glukosinolat, fenolat, mineral makanan, dan vitamin antioksidan. Demikian dilansir dari Boldsky.
Vitamin dalam brokoli termasuk vitamin C, A, E, K. Sedang kandungan mineral termasuk selenium, seng dan besi serta polifenol termasuk quercetin, isorhamnetin dan glukosida. Nutrisi ini bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan peningkatan kekebalan yang kuat.
Brokoli untuk Mencegah Pilek
Pilek adalah penyakit virus yang umum terjadi. Mayoritas masuk angin disebabkan oleh rhinovirus, sejenis virus yang juga dapat memperburuk kondisi penderita asma dan penderita penyakit paru obstruktif kronik.
Tidak ada obat yang disetujui FDA untuk mengobati infeksi rhinovirus. Obat-obatan tersedia hanya untuk menurunkan gejala dan meningkatkan kekebalan. Fitokimia bioaktif yang diturunkan dari tumbuhan memiliki potensi terapi antioksidan dan antiinflamasi bagi manusia.
Quercetin, flavonol nabati yang diketahui dapat mengurangi viral load dengan menghambat replikasi virus di sel epitel saluran udara dan mencegah kemacetan saluran udara. Ia juga dikenal untuk menurunkan ekspresi sitokin pro-inflamasi dan meningkatkan fungsi paru-paru.
Baca Juga: 3 Nutrisi Penting Dalam Susu, Bisa Cegah Hipertensi dan Osteoporosis
Brokoli adalah sumber quercetin yang kaya sehingga dapat membantu mengobati infeksi rhinovirus. Studi lain mengungkap keberadaan vitamin C dalam brokoli, yang merupakan vitamin antioksidan kuat. Vitamin ini bersama dengan vitamin E, A dan K dan beta karoten menyebabkan efek perlindungan pada tingkat sel dan mengurangi risiko pilek dan penyakit lainnya.
Brokoli untuk Mencegah Flu
Flu disebabkan oleh virus influenza, yang dapat berlanjut hingga komplikasi parah seperti pneumonia. Meskipun ada vaksin dan obat antivirus untuk flu, mutasi virus dan resistensi terhadap obat adalah penyebab virus masih lazim di seluruh dunia.
Flu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang dan menyebabkan banyak ketidaknyamanan. Selain itu, tidak seperti pilek biasa yang kebanyakan terjadi selama musim dingin, flu dapat terjadi kapan saja sepanjang tahun. Inilah mengapa menjaga kekebalan yang baik sepanjang tahun sangat penting dengan konsumsi makanan bergizi seperti brokoli
Brokoli yang dikukus atau dimasak dapat membantu mengurangi gejala flu hanya dalam beberapa hari. Ini adalah sumber sulforaphane yang secara efektif dapat mengurangi peradangan hidung dan mencegah replikasi virus.
Brokoli diperkaya dengan vitamin K, folat, dan antioksidan, yang semuanya dapat membantu memperkuat sistem kekebalan untuk melawan agen penyebab penyakit dengan lebih efisien. Sehingga, brokoli bisa mengurangi gejala flu secara alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?