Suara.com - Diabetes tipe 2 terjadi saat tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau menolak insulin, sehingga gula darah meningkat. Glukosa darah di dalam tubuh dikendalikan oleh insulin yang diproduksi oleh pankreas.
Produksi insulin yang tidak mencukupi dapat menyebabkan diabetes. Kondisinya dapat dikontrol tetapi dalam banyak kasus malah bisa berlangsung seumur hidup.
Melansir dari Times of India, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak kesehatan Anda dan dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan yang parah. Berikut adalah bagaimana diabetes dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, antara lain:
1. Kulit
Masalah kulit pada pasien diabetes disebabkan oleh pembuluh darah yang rusak. Hal ini yang kemudian dapat menyebabkan pigmentasi kulit. Faktanya, bercak hitam di tangan dan kaki Anda biasanya merupakan gejala pertama diabetes. Ini tidak menyakitkan tetapi dapat diketahui dengan mudah.
2. Jantung
Penderita diabetes berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Gula darah tinggi dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular dengan berbagai cara termasuk serangan jantung.
3. Kaki
Kerusakan saraf pada diabetes dapat menyebabkan sensasi kesemutan dan mati rasa pada kaki yang juga merupakan tanda diabetes. Kondisi tersebut mengeraskan pembuluh darah yang menyebabkan sirkulasi darah menjadi buruk. Oleh karena itu, seringnya mati rasa pada kaki tidak boleh diabaikan dan Anda harus segera memeriksakan diri.
Baca Juga: Menurut Pakar, Ada Kemungkinan Covid-19 Parah Picu Diabetes
4. Mata
Diabetes dapat menyebabkan penglihatan buruk dan kehilangan penglihatan dalam kasus yang ekstrim. Penderita diabetes berisiko lebih tinggi terkena infeksi mata. Pembuluh darah di retina juga bisa rusak yang bisa sangat menyakitkan bagi mata.
5. Ginjal
Ginjal adalah salah satu organ yang paling terpengaruh dengan diabetes. Gula darah tinggi bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal yang mungkin mengharuskan Anda untuk menjalani dialisis atau transplantasi ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS