Suara.com - Penyanyi Demi Lovato (28) bercerita pernah didiagnosis dokter peluang hidupnya tersisa 5 hingga 10 menit lagi setelah menderita 3 stroke dan serangan jantung pada 2018 silam.
Demi Lovato juga mengatakan kala itu ia mengalami kerusakan otak dan masih merasakan efeknya. Ia pun sempat dilarikan ke rumah sakit pada Juli 2018 setelah ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya di Los Angeles.
Ia bercerita bahwa efek yang tertinggal akibat kondisinya tersebut membuatnya kesulitan dalam mengendarai mobil, sehingga ia tidak pernah mengendarai mobil lagi.
"Saya tidak bisa mengendarai mobil karena memiliki titik buta pada penglihatan saya. Saya juga sangat kesulittan membaca untuk waktu yang lama. Efek ini menjadi masalah besar bagi saya ketika membaca buku, karena penglihatan saya kabur," ujar Demi Lovato dikutip dari Express.
Serangan jantung adalah keadaan darurat medis serius yang disebabkan oleh suplai darah ke jantung yang mendadak terputus.
Kekurangan darah ke jantung bisa merusak otot jantung dan mengancam nyawa. Penyalahgunaan obat adalah penyebab yang kurang umum, tetapi tetap menjadi faktor risiko.
"Penggunaan stimulan seperti kokain, amfematin dan methamphetamines bisa menyebabkan arteri koroner menyempit, membatasi suplai darah dan memicu serangan jantung," jelas NHS.
Serangan jantung dari penggunaan kokain adalah salah satu penyebab paling umum dari kematian mendadak pada orang muda. Penyebab serangan jantung yang lebih umum adalah penyakit jantung koroner.
Di sinilah arteri koroner, pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung tersumbat oleh timbunan kolesterol. Sebelum serangan jantung, salah satu plak pecah dan menyebabkan bekuan darah terbentuk di lokasi pecah.
Baca Juga: Dampak Virus Corona, Angka Harapan Hidup di Amerika Serikat Turun!
Gumpalan tersebut dapat menghalangi suplai darah ke jantung dan memicu serangan jantung. Gejala serangan jantung bisa meliputi:
- Nyeri dada
- Merasa pusing
- Berkeringat
- Sesak napas
- Mual atau muntah
- Rasa cemas luar biasa
- Batuk atau mengi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS