Suara.com - Di seluruh dunia, rata-rata pengguna menghabiskan 9 jam 45 menit untuk melihat perangkat digital. Penggunaan perangkat digital akan berdampak ada kesehatan mata, terutama karena efek cahaya biru yang dihasilkan layar.
Terlebih saat ini dunia sedang dilanda pandemi. Semua hal cenderung dilakukan secara online. Akhirnya, sepanjang hari kita menghabiskan waktu di depan layar, baik besar seperti komputer maupun kecil seperti smartphone.
Dikutip dari penelitian yang dilakukan produsen lensa kontak asal Inggris, Lenstore, Senin (1/3/2021), 75 persen dokter umum dan ahli kacamata mengatakan bahwa mereka melihat lebih banyak masalah untuk kesehatan mata saat ini dibanding 10 tahun lalu.
Sedangkan 19 persen dokter umum menyatakan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan merupakan penyebab masalah kesehatan mata.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan demi menghindari masalah kesehatan mata karena perangkat digital. Cara umum yang bisa dilakukan adalah menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit melihat objek yang berjarak 20 kaki atau 6 meter dan fokuskan mata ke sana selama 20 detik.
Untuk lebih jelasnya, berikut tips untuk menjaga kesehatan mata saat menggunakan komputer atau laptop.
1. Beri jarak 40-76 cm dari perangkat ke mata.
2. Pastikan bagian atas komputer sejajar atau sedikit di bawah dengan mata.
3. Pastikan layar dimiringkan ke belakang hingga 10-20 derajat.
4. Periksa apakah layar tidak terganggu dengan pantulan lain seperti jendela.
5. Sesuaikan ukuran font di layar agar mudah dibaca.
Selamat mencoba!
Baca Juga: Bagus Untuk Kesehatan Mata, Coba Rutin Konsumsi Makanan Ini
Berita Terkait
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!