Suara.com - Kadar gula darah bertanggung jawab untuk memastikan tubuh memiliki energi sepanjang hari. Karena itu, kita perlu menemukan cara untuk mengatur kadar gula darah yang ada dalam tubuh kita.
Salah satu makanan yang dapat mengatur asupan kadar gula darah adalah air kelapa. Air kelapa sendiri dikenal sebagai minuman penyegar alami dengan rasa yang manis.
Tidak hanya enak, air kelapa juga memiliki nutrisi dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali.
Dilansir di Healthshots, berikut empat manfaat air kelapa bagi kadar gula darah!
1. Meningkatkan metabolisme tubuh
Air kelapa bagus untuk meningkatkan laju metabolisme. Selain itu, air kepala juga meningkatkan rasa kenyang, menjaga nafsu makan terkendali, dan juga memudahkan pencernaan. Metabolisme yang meningkat membantu tubuh mencerna makanan secara efektif.
2. Kandungan nutrisi
Air kelapa mengandung beberapa nutrisi dan juga mineral. Air kelapa juga kaya akan serat, kalium, kalsium, magnesium, natrium, dan zat besi. Komponen yang ada di air kepala ini dapat menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
3. Meningkatkan sirkulasi darah
Sirkulasi darah yang buruk merupakan masalah umum bagi orang yang menderita diabetes. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada penglihatan, kram otot, dan gagal ginjal.
Air kelapa dikenal dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menormalkan aliran darah dalam tubuh. Dan memastikan dapat terhindari dari masalah sirkulasi darah yang buruk.
4. Membantu menurunkan berat badan
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan masalah kadar gula darah. Selain itu, penderita diabetes seringkali mengalami kenaikan berat badan yang tidak biasa.
Baca Juga: Ada Info Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, Madu Dicampur Sembuhkan Covid-19
Namun, air kelapa dengan rendah kalori yang dikemas dengan bio-enzim dikenal dapat meningkatkan pencernaan. Mengonsumsi air kelapa secara teratur dapat membantu menghindari makan yang berlebihan, juga menurunkan jumlah kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli