Suara.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk program vaksinasi, Siti Nadia Tarmizi mengatakan Indonesia akan kedatangan vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca.
"Ada di bulan Maret 2021 ini kita akan menerima vaksin AstraZeneca, yang mungkin jumlah berkisar antara 1 sampai 2 juta dosis," ujar Siti Nadia dalam acara talkshow virtual BIBIR COVID, Kamis (4/3/2021).
Vaksin buatan AstraZeneca yang bekerjasama dengan Oxford University ini, datang melalui program vaksin untuk negara prioritas dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, program tersebut bernama COVAX atau GAVI.
Selain itu, vaksin Sinovac masih akan datang ke Indonesia, setelah pada awal Maret kembali datang sebanyak 10 juta dosis dalam bentuk bulk.
Bulk adalah vaksin bahan mentah yang harus lebih dulu diolah agar siap digunakan. Pengolahan ini dilakukan oleh PT. Bio Farma, sebelum akhirnya didistribusikan.
"Kemarin kita baru terima 10 juta dalam bentuk bulk, dari Sinovac. Dan di bulan Maret lagi akan dari Sinovac kembali 20 juta datang dalam bentuk bulk," paparnya.
Rencananya program vaksinasi gratis dari pemerintah akan terus digencarkan hingga akhir Desember 2021, di mana vaksin Covid-19 dari produsen vaksin masih akan terus berdatangan.
"Kita sesuai dengan peta jalan akan sampai di Desember 2021," imbuhnya.
"Jadi vaksin program pemerintah, sesuai janji bapak presiden diberikan gratis untuk 181,5 juta sasaran ini seuai dengan peta jalan kita," pungkas Siti Nadia.
Baca Juga: Catat! 5 Pertanyaan yang Mesti Dijawab Lansia Agar Bisa Divaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!