Suara.com - Jumlah total kalori yang harus dimakan seseorang setiap harinya pasti berbeda jika dibandingkan dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan dan tingkat aktivitas.
Itu juga sangat tergantung pada tujuan akhir kamu. Jika kamu mencoba menurunkan berat badan, menambah berat badan atau mempertahankan berat badan.
Dilansir melalui Times of India berikut adalah berapa banyak kalori yang perlu Anda konsumsi setiap hari dan bagaimana Anda bisa mengetahui berapa banyak yang Anda butuhkan.
Kalori yang harus Anda konsumsi bergantung pada dua faktor utama - aktivitas fisik dan tingkat metabolisme basal Anda.
Aktivitas fisik Anda dibagi menjadi tiga kategori berbeda:
- Menetap: Anda termasuk dalam kategori ini jika Anda melakukan aktivitas sehari-hari tetapi tidak memiliki rutinitas latihan khusus.
- Cukup aktif: Anda termasuk dalam kategori ini jika Anda melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama tiga hingga empat jam seminggu.
- Aktif: Anda termasuk dalam kategori ini jika Anda berolahraga selama satu jam untuk sebagian besar hari dalam seminggu.
- Saat menentukan kalori yang Anda butuhkan, penting untuk mempertimbangkan laju metabolisme basal (BMR). BMR adalah kalori yang Anda butuhkan untuk melakukan fungsi dasar seperti bernapas dan memompa darah.
Bagaimana menghitung BMR:
- Laki-laki: (10 x berat dalam kg) + (6,25 x tinggi dalam cm) - (5 x usia dalam tahun) + 5
- Perempuan: (10 x berat dalam kg) + (6,25 x tinggi dalam cm) - (5 x usia tahun) – 161
Langkah pertama untuk menurunkan berat badan adalah membuat defisit kalori, yang berarti makan lebih sedikit kalori daripada yang Anda bakar dalam sehari. Anda dapat membuat defisit kalori dengan dua cara:
Meningkatkan aktivitas fisik
Pusat Pencegahan Pengendalian Penyakit merekomendasikan aktivitas fisik sedang selama setidaknya 150 menit per minggu. Tetapi untuk membuat defisit kalori, Anda harus lebih aktif dari ini.
Baca Juga: Ingin Berat Badan Ideal Bertahan, Intip Rahasianya Yuk!
Mengurangi asupan makanan
Konsultasikan dengan dokter atau ahli diet dan dapatkan rencana untuk mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan.
Jika Anda ingin menurunkan berat badan sekitar 0,25 kilogram dalam seminggu, Anda perlu membuat defisit kalori sebanyak 250 kalori setiap hari. Jika Anda ingin menurunkan berat badan sekitar 1 kg, Anda perlu membuat defisit kalori sebanyak 1000 kalori setiap hari.
Jangan lupa untuk mendiskusikan diet defisit kalori Anda dengan ahli diet terdaftar. Semakin besar defisit, semakin cepat penurunan berat badan, tetapi pastikan untuk tidak membatasi kalori Anda hingga kurang dari 1.200 kalori per hari. Makan terlalu sedikit kalori dapat memperlambat metabolisme dan menjadi bumerang.
Makan lebih sedikit kalori dapat menyebabkan masalah berikut:
- Denyut jantung rendah
- Kekurangan vitamin dan mineral
- Gangguan siklus menstruasi
- Tekanan darah rendah
- Rambut rontok
- Masalah pencernaan
- Sembelit dan kelelahan
- Jumlah kalori yang harus Anda makan untuk menambah berat badan
Untuk menambah berat badan, Anda harus kelebihan kalori, yang berarti Anda harus makan lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar. Berapa banyak kalori yang perlu Anda makan tergantung pada seberapa banyak berat badan yang ingin Anda tambah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?