Suara.com - Sebelum pandemi virus corona melanda, tidur siang seakan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Tapi sekarang, dengan adanya bekerja dan belajar di rumah, ada waktu luang yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas ini.
Tidur siang merupakan cara yang bagus untuk mengisi tenaga kembali dan membuat Anda tetap waspada. Beberapa penelitian pun menunjukkan tidur siang bermanfaat bagi fungsi kognitif.
Namun, durasi tidur siang juga memengaruhi hasil terhadap tubuh nantinya.
Dilansir The Conversation, jika Anda perlu waspada setelah bangun, disarankan untuk melakukan 'power naps' selama 10 hingga 30 menit.
Tidur siang yang lebih lama dari durasi tersebut dapat menyebabkan rasa kantuk. Namun, minum kopi sebelum tidur siang dapat membantu Anda bangun tanpa merasa mengantuk sekaligus meningkatkan kewaspadaan.
Durasi tidur siang yang singkat bagus untuk meningkatkan energi, tetapi waktu yang lama lebih 'memulihkan' dan bermanfaat untuk belajar karena meningkatkan aktivasi hipokampus (area otak yang penting untuk pembelajaran dan memori).
Bahkan, studi baru dari China menunjukkan bahwa tidur siang secara teratur dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik pada orang tua.
Pelitian serupa lainnya menunjukkan orang yang biasanya tidur siang selama 30 hingga 90 menit memiliki kemampuan kognisi yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidur siang lebih lama atau lebih pendek, atau dengan yang tidak melakukannya sama sekali.
Baca Juga: Cara Tidur Cepat ala Tentara, Lelap dalam Hitungan Menit
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien