Suara.com - Pengiriman vaksin Covid-19 di Indonesia telah sampai pada tahap keenam. Hari ini, telah sampai 1.113.600 dosis jadi vaksin buatan AstraZeneca asal Inggris yang dikirim langsung dari Amsterdam, Belanda.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan vaksin tersebut menjadi pengiriman pertama dari COVAX atau program vaksin Covid-19 bantuan melalui kerjasama dunia yang diiniasi oleh UNICEF.
"Hari ini Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin AstraZeneca sebesar 1.113.600 vaksin jadi dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton. Jumlah seluruh dosis vaksin jadi itu adalah bagian awal dari batch pertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral," kata Retno dalam konferensi pers secara virtual, Senin (8/3/2021).
Retno menjelaskan bahwa dalam pengiriman batch pertama Indonesia mendapatkan jatah vaksin AstraZeneca sebanyak 11.704.800 dosis yang akan dikirom secaa bertahap hingga Mei 2021. Selanjutnya pengiriman akan dilanjutkan
"Insyaallah menurut rencana akan diikuti batch selanjutnya," imbuh Retno.
Ia memastikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan diplomasi vaksin Covid-19, salah satunya melalui COVAX, untuk mengamankan kebutuhan dosis.
COVAX sendiri merupakan program vaksin kerjasama dari internasional beberapa negara donor, GAVI, WHO, UNICEF, dan CEPI.
"Diplomasi vaksin akan terus diperkuat. Diplomasi juga kan terus diperkokoh untuk membantu upaya pemerintah membangun resiliensi kesehatan dan pemulihan ekonomi," pungkas Rini.
Baca Juga: Kemenkes: Vaksin Covid-19 Saat Ini Masih Sangat Efektif Untuk Varian B117
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink