Suara.com - Kasus Covid-19 paling banyak masih tercatat di Amerika Serikat yang menyumbang hampir seperempat dari total infeksi di dunia. Update Covid-19 global Kamis (11/3/2021), negeri paman Sam itu menyumbang 29,85 juta kasus dari total infeksi Covid-19 diseluruh dunia yang telah mencapai lebih dari 118,6 juta.
Meski demikian, paparan virus corona di negara bagian Amerika Utara itu dilaporkan telah mulai turun sejak bulan lalu. Kondisi berbeda terjadi di wilayah Amerika Latin, terutama di Brasil.
Organisasi Kesehatan Pan American (PAHO) mencatat, Brasil alami rekor kematian harian juga jumlah infeksi yang terus meningkat. Dikutip dari Worldometers, infeksi harian Brasil di atas 50 ribu dalam dua hari terakhir. Membuat total kasus Covid-19 negara itu menjadi 11,2 juta infeksi, terbanyak ketiga setelah AS dan India.
Sementara laporan kematian di Brasil dalam tiga hari berturut-turut jadi yang terbanyak di dunia. Total kematian akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 itu telah menewaskan 270.917 orang di Brasil, terbanyak kedua di dunia setelah AS.
"Kami prihatin dengan situasi di Brasil. Ini memberikan pengingat yang sadar akan ancaman kebangkitan daerah yang dilanda virus di masa lalu masih rentan terhadap infeksi hari ini," kata Direktur PAHO Carissa Etienne dikutip dari Channel News Asia.
Dia mengatakan kasus meningkat di hampir setiap negara bagian Brasil, wilayah Amazonas yang paling terpukul. Lonjakan kasus itu diakibatkan varian baru virus corona yang pertama kali ditemukan pada akhir tahun lalu.
Akibat lonjakan kasus positif itu, sistem perawatan kesehatan kewalahan dan terus mengalami kekurangan pasokan medis, termasuk oksigen, lanjut Etienne.
Brasil butuh lakukan strategi penanganan kesehatan masyarakat yang sangat ketat untuk menghentikan lonjakan kasus yang telah membebani bangsal ICU rumah sakit, kata manajer insiden PAHO Sylvain Aldighieri.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Gegara Mutasi Baru, Kasus di Brasil Tembus 11 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga