Suara.com - Kondisi kelainan pada mantan atlet voli putri (Serda) Aprilia Santini Manganang menjadi sorotan banyak pihak. Pembahasan seputar penyakit hipospadia pun ramai. Penyakit apa ini?
Hipospadia adalah cacat lahir pada anak laki-laki, dimana (uretra) lubang keluarnya air seni atau urin, maupun air mani tidak terletak di bagian kepala batang penis.
Lubang saluran uretra itu bisa muncul di mana saja entah di bawah batang penis dekat dengan buah zakar (testis) atau disebut dengan Hipospadia Penoscrotal.
Bisa juga lubang saluran uretra terletak di sepanjang bagian bawah kepala penis, atau disebut dengan Hipospadia Midshaft .
Ada juga lubang saluran uretra terletak di salah satu tempat di dekat kepala penis, kondisi ini disebut dengan Hipospadia subcoronal.
Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Kamis (11/3/2021) para peneliti memperkirakan ada sekitar 1 dari setiap 200 bayi lahir dengan hipospadia di Amerika Serikat, dan menjadi kondisi cacat lahir yang paling umum.
Namun bisakah hipospadia terdeteksi sejak di dalam kandungan?
Pada 2017 dalam journal of Medical Ultrasound dilaporkan temuan kasus hipospadia bisa terdeteksi sejak kehamilan.
Perempuan hamil berusia 31 tahun menjalani pemeriksaan ultrasonografi di usia kehamilan 12 minggu, namun saat itu tidak terlalu terlihat kelainan pada janin.
Baca Juga: Begini Potret Serda Aprilia Menganang Menjadi Pria, Dipuji Ganteng
Namun di usia kehamilan 23 minggu, terlihat ada yang abnormal atau kelainan di kelamin pada janin lelaki yang dikandung perempuan tersebut.
Contoh kelainan seperti ujung penis tumpul atau tidak berbentuk runcing. Dan tanda ujung penis tumpul ini kerap menjadi tanda pada kelainan hipospadia yang paling sering ditemukan.
Namun janin tersebut terlihat masih bisa ereksi, yakni kondisi batang berdiri tegak saat buang air kecil, karena keluarnya urin.
Selanjutnya batang penis janin tersebut terlihat kecil, namun sayangnya 'tanda tulip' khas hipospadia tidak bisa begitu jelas dilihat pada usia kehamilan tersebut.
Namun pada kehamilan usia 27 minggu, 'tanda tulip' terlihat sangat jelas, bahkan aliran air kencing atau urin terlihat tidak normal saat itu.
Setelahnya di usia 40 minggu kehamilan, bayi lahir secara normal melalui vagina, dan akhirnya ia menjalani pemeriksaan fisik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?