Suara.com - Brasil mencatatkan rekor baru untuk kematian karena Covid-19 terbanyak dalam sehari.
Dilansir ANTARA, jumlah kematian harian Covid-19 di Brasil menyentuh angka 2.286 pada Rabu (10/3/2021).
Kementerian kesehatan mengatakan, ada 79.876 infeksi baru pada hari yang sama, sehingga secara keseluruhan mencapai lebih dari 11,2 juta infeksi.
Total kematian di Brasil, yaitu 270.656 orang, merupakan yang tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) pada Rabu mengatakan tingkat infeksi di Brasil mengkhawatirkan, yang disebabkan oleh varian baru COVID-19 sangat menular yang dikenal P1.
PAHO juga menyerukan aturan kesehatan masyarakat di negara tersebut diterapkan lebih ketat.
"Kami khawatir dengan situasi di Brasil. Situasi itu memperingatkan ancaman lonjakan berulang: daerah-daerah yang sebelumnya dilanda COVID-19 parah masih rentan terhadap infeksi saat ini," kata Direktur PAHO Carissa Etienne saat konferensi pers.
Lambannya percepatan vaksinasi di Brasil menyebabkan kasus dan kematian COVID-19 meningkat tajam.
Gubernur Negara Bagian Sao Paulo saat konferensi pers Rabu mengonfirmasi laporan Reuters yang menyebutkan bahwa vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech, China, ampuh melawan varian P1.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Minta Data Covid-19 Satu Pintu Antisipasi Perbedaan
Presiden Jair Bolsonaro --yang meremehkan bahaya virus corona dan mempertanyakan "kenapa harus cepat-cepat berburu" vaksin-- pada Senin (8/3) secara pribadi ikut serta dalam pembicaraan melalui video dengan para eksekutif Pfizer dan mencapai kesepakatan lisan soal pembelian vaksin dari perusahaan farmasi tersebut.
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?