Suara.com - Bangun tidur bisa menjadi tahap yang krusial untuk membangun energi dan mood sepanjang hari. Sayangnya beberapa kebiasaan di pagi hari bisa merusak energi dan pengaruhi produktivitas Anda.
Melansir dari Huffpost, berikut beberapa kebiasaan pagu hari yang mengganggu produktivitas, antara lain:
1. Memaksa untuk bangun
Produktvitas sehari-hari bisa jadi berkurang saat banun dengan terpaksa.
"Seseorang yang bangun jam 10 pagi benar-benar bisa seproduktif orang yang bangun jam 5 pagi, yang penting adalah seberapa sengaja mereka bangun," kata kata Chris Bailey, penulis "The Productivity Project".
2. Mode reaktif
Graham Allcott, pendiri Think Productive mengatakan bahwa penghancur produktivitas terbesar memulai hari dalam "mode reaktif" saat bangun. Langsung membuka ponsel adalah contoh mode reaktif di pafi hati.
Menurut Allcott, awal pagi perlu meluangkan waktu untuk memikirkan prioritas Anda, memeriksa kalender dan daftar tugas Anda
3. Melewatkan sarapan dan hidrasi pagi
Baca Juga: Mata Bengkak Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Ini yang Terjadi
Sarapan dan hidrasi cukup adalah bagian besar dari rutinitas pagi untuk mengisi energi Anda.
“Makanan dan hidrasi memainkan peran penting dalam kemampuan kita untuk berkonsentrasi dan menjadi produktif," ujar Stephanie Nelson, ahli diet terdaftar dan ahli nutrisi untuk MyFitnessPal.
"Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang hidrasi dapat merusak suasana hati, memori, konsentrasi, dan fungsi eksekuti," imbuhnya.
4. Terlalu Multitasking
Multitasking mengurangi produktivitas hingga 40 persen dan dapat memiliki efek negatif jangka panjang pada otak
"Terkadang itu (multitasking) tidak dapat dihindari, tetapi mencoba melakukan terlalu banyak benar-benar bisa menjadi bumerang," ujar Erica Zellner, pelatih kesehatan Parsley Health di New York City.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat