Suara.com - Demam dan pilek termasuk masalah penyakit ringan yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Sehingga kebanyakan orang pasti langsung minum obat untuk mengatasi kondisinya.
Tapi, beberapa orang mungkin ingin obatnya bekerja dengan cepat mengatasi kondisinya. Untungnya, para ilmuwan telah menemukan metode yang bisa mempercepat kerja obat-obatan.
Menurut penelitian dalam Journal Pharmaceutical Research, Anda bisa minum obat menggunakan air panas agar lebih efektif mengatasi flu dan demam.
Minum obat dengan cara dilarutkan dalam air panas bisa membantu tubuh menyerap obat lebih cepat dan membuat Anda merasa lebih baik dalam waktu singkat.
Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti untuk memahami kinerja parasetamol menemukan bahwa minum obat dalam bentuk minuman panas bisa membantu penyerapan lebih cepat, dibandingkan menelan obat tablet secara langsung.
Air panas bisa membantu tubuh menyerap obat lebih cepat dan bertindak lebih cepat dalam satu jam pertama setelah minum obat.
Pada penelitian tersebut, para peneliti mengumpulkan data dari 25 relawan pria sehat. Semua peserta diminta minum obat dalam bentuk tablet terlebih dahulu, kemudian meminumnya dengan cara dilarutkan dalam air panas.
Melalui metode pencitraan skintigrafi dan tes darah, mereka menyimpulkan bahwa tubuh menyerap 1.000 mg obat yang sama lebih baik dalam sachet minuman panas, dibandingkan dalam bentuk tablet.
Kenapa obat bisa terserap lebih baik jika dilarutkan dalam air hangat?
Baca Juga: Mengenal Varian Baru Virus Corona Filipina, Apa Pengaruhnya pada Vaksin?
Menurut ahli dilansir dari Times of India, minum air hangat membantu pengosongan lambung lebih cepat, di mana makanan yang mengandung gula berpindah dari perut ke usus kecil lebih cepat.
Cara ini membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan antara minum obat dan dimulainya pengendalian gejala. Dalam kata lain, minuman panas bisa membantu untuk memindahkan obat lebih cepat ke dalam usus kecil.
Sehingga obat tersebut memasuki aliran darah lebih cepat dan mulai meredakan ketidaknyamanan Anda. Tim peneliti juga menjelaskan bahwa parasetamil lebih larut dalam air panas dibandingkan air dingin.
Selain itu, suhu minuman juga bisa membantu memecah obat lebih cepat dan membantunya memasuki aliran darah dalam waktu lebih singkat.
Jika Anda ingin hasil yang terbaik dan efektif, larutkan parasetamol dalam segelas air hangat. Tapi ingat, Anda harus menggunakan air putih hangat, bukan air hangat lain.
Karena, air putih bersifat netral dan tidak mengubah komposisi obat, Sedangkan, minum obat pakai susu, kafein dan jus buah bisa memberikan beberapa efek samping negatif.
Bahkan menelan obat tanpa air minum bisa meningkatkan risiko tersedak, menyebabkan iritasi dan pembengkakan di kerongkongan.
Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti mulas, nyeri dada, dan menyebabkan pendarahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal