Suara.com - Alkohol berlebih, stres, merokok, dan terlalu sedikit tidur dapat memengaruhi seberapa baik fungsi penis pria. Namun bukan hanya kebiasaan gaya hidup yang memengaruhi kesehatan kejantanannya, tapi juga pola makannya juga.
“Kami tahu bahwa tubuh yang sehat menghasilkan tubuh reproduksi yang sehat,” kata Paul Turek, MD, ahli urologi kesuburan di California sepert yang dikutip dari Health.
Melansir dari Health, masalah makanan tidak hanya berpengaruh pada kemampuan penis untuk ereksi dan mempertahankan ereksi saat berhubungan seks.
Jumlah sperma, dorongan seks, bahkan risiko kanker prostat juga dipengaruhi oleh makanan. Oleh karena itu, berikut beberapa makanan yang meningkatkan kesehatan seksual pria, antara lain:
1. Minyak zaitun
Anda pasti pernah mendengar tentang manfaat minyak zaitun untuk kesehatan jantung. Tetapi sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa manfaat tersebut juga berlaku untuk kebugaran seksual pria.
Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Athena di Yunani menemukan bahwa pria yang mengganti mentega dengan minyak zaitun saat mengikuti diet Mediterania mengalami peningkatan serius dalam kesehatan seksual mereka. Faktanya, para ilmuwan mengatakan minyak zaitun mungkin lebih baik daripada Viagra dalam hal memerangi disfungsi ereksi.
“Sebagai lemak tak jenuh ganda, minyak zaitun memiliki efek perlindungan jantung,” jelas Dr. Turek.
“Kami tidak tahu mekanisme pastinya, tapi itu bagus untuk pembuluh darah di jantung dan penis,” imbuhnya.
Baca Juga: Ukuran Penis Bisa Mengecil Saat Terpapar Polusi, Ini Penjelasan Ilmuwan
2. Tiram
Tiram kaya akan zinc yang mendukung ereksi. "Zinc juga merupakan blok pembangun yang diperlukan untuk testosteron, jadi dengan cara ini, ia mendukung produksi libido dan sperma," ujar Turek.
"Tiram mengandung lebih banyak zinc per porsi daripada makanan lainnya," kata ahli gizi yang berbasis di Washington, Kristin Koskinen, RD.
3. Ikan salmon
Ikan salmon adalah salah satu makanan padat nutrisi dan sangat kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk Anda. Satu studi terbaru menemukan bahwa sifat antioksidan dan anti-inflamasi asam lemak omega-3 dapat membantu mencegah disfungsi veno-oklusif kopral (CVOD).
Dosis besar asam lemak mega-3 paket salmon, seperti halnya ikan berlemak lainnya seperti mackerel dan sarden. Jika pasangan Anda bukan penggemar toko ikan, sumber lain termasuk sayuran berdaun hijau gelap, kenari, dan biji rami, tambah Koskinen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?