Suara.com - Tantangan kehidupan tidak bisa diprediksi akan jadi seperti apa. Berbagai kondisi menjadi pemicunya, termasuk tekanan ekonomi, kerentanan kesehatan, dan bencana alam.
Tak terkecuali di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang yang memberi dampak masif pada berbagai aspek hidup masyarakat.
Karenanya, penting bagi setiap individu untuk berdaya juang tinggi dan bersikap sabar sambil menikmati proses untuk menjalani segala tantangan.
Melihat kondisi tersebut, Psikolog Klinis dan penulis buku “The HappyTherapy Book” Tara de Thouras mengatakan kunci untuk menghadapi semua tantangan kehidupan yang adalah dengan resiliensi diri.
Resiliensi diri, kata Tara, adalah satu hal yang sangat penting agar kita bertahan dalam kesulitan di mana seseorang memiliki kemampuan untuk bangkit, beradaptasi dan bertahan dari keadaan sulit.
"Mendiskusikan daya juang dan kesabaran menghadapi tantangan, tak bisa dilepaskan dari bahasan resiliensi diri. Ketika menghadapi tantangan, setiap individu bisa memilih untuk menyerah,bahkan menyalahkan keadaaan, atau bertahan, yakni menjalaninya dengan sabar."
"Hanya pribadi dengan resiliensi diri tinggi yang mampu untuk bertahan hingga akhirnya meraih kesuksesan. Agar bisa membangun resiliensi diri itulah, seseorang harus memiliki daya juang,yang di dalamnya kuat mengandung unsur kegigihan untuk mencoba berbagai cara," ujar Tara dalam Virtual Media Briefing Mie ABC Selera Pedas, Rabu (31/3/2021).
Tara mengatakan, berdasarkan riset yang dilakukan oleh peneliti dari University of Pennsylvania, orang yang memiliki resiliensi diri cenderung lebih meraih kesuksesan.
Studi serupa juga mencantumkan hasil tes yang menunjukkan bahwa orang dengan resiliensi diri mendapatkan skor tinggi hingga 96 persen dalam hal kegigihan. Sebaliknya, mereka yang tidak resilient hanya mendapatkan skor rendah hanya 49 persen.
Baca Juga: Imbas Pandemi, Bupati Landak Karolin Geser Sejumlah Anggaran
Pentingnya daya juang dalam menghadapi tantangan juga dirasakan oleh Bintang Emon.
Berangkat dari nol, Bintang kini dikenal luas tak hanya sebagai komedian (profesi yang membesarkan namanya) tetapi juga digital influencer yang berpengaruh dan seorang aktor.
"Saya bersyukur sedikit demi sedikit bisa mewujudkan cita-cita dan mimpi. Untuk mencapainya, siapa bilang gampang? Saya harus memulai benar-benar dari bawah, dari diejak teman, dianggap tidak lucu, bahkan sampai mendapatkan kabar yang kurang menyenangkan!"
"Saya selalu meyakini, kegigihan itu kuncinya. Artinya, saya harus memiliki daya juang tinggi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan