Suara.com - Tak hanya obat dan istirahat, asupan yang Anda konsumsi juga bisa memengaruhi flu, pilek, atau masuk angin yang Anda derita. Sebab beberapa makanan disebut bisa memperparah flu atau masuk angin Anda.
Melansir dari Eat This, berikut adalah beberapa makanan yang harus Anda hindari saat flu, antara lain:
1. Permen
Permen sudah pasti memiliki kandungan gula tinggi. Asupan dengan kandungan gula tinggi seperti permen harus Anda hindari.
Jeanette Kimszal, RDN, NCL, menganggap makanan manis sebagai kategori makanan nomor satu yang dia sarankan untuk dihindari saat mereka sakit.
"Gula menyebabkan peradangan dan ini telah terbukti menurunkan kekebalan dengan melemahkan sel darah putih. Sel-sel ini bertanggung jawab untuk melawan infeksi," jelasnya.
2. Stroberi
Stroberi adalah pelepas histamin yang dapat menyebabkan hidung mampet saat pilek. Lendir yang dipengaruhi histamin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di area hidung dan sinus Anda, jadi pilihlah buah-buahan lain sampai Anda merasa lebih baik.
3. Susu
Baca Juga: Sebelum Dan Sesudah Yoga, Ada Baiknya Manfaatkan Makanan Ini
Susu adalah makanan lain yang harus dihindari saat Anda merasa tidak enak badan. Sebab produk susu justru dapat mengentalkan lendir untuk sementara yang akan menyebabkan alergen berbahaya bertahan di sistem Anda lebih lama.
4. Keju
Julie Upton, MS, RD, menekankan pentingnya menghindari makanan pro-inflamasi karena dapat mengurangi respons sistem kekebalan tubuh. Produk susu berlemak penuh seperti kebanyakan pilihan keju menjadi makanannya yang meningkatkan peradangan setelah dikonsumsi.
5. Kopi
Menurut Rebecca Lewis, ahli diet terdaftar di HelloFresh, kopi membuat tubuh dehidrasi dan dapat memperburuk nyeri otot.
"Sistem kekebalan bekerja paling efisien ketika tubuh terhidrasi dengan baik. Karena kafein dalam kopi bersifat diuretik akan membuat Anda banyak buang air kecil. Dikombinasikan dengan gejala muntah dan diare, kafein hanya akan memperburuk dehidrasi," kata Lewis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?