Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat merilis panduan perjalanan baru bagi orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh, dengan menghilangkan beberapa saran pengujian dan karantina.
Orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 memang memiliki risiko rendah tertular virus corona sehingga bisa melakukan perjalanan. Tapi, Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky mengatakan pihaknya belum bisa membebaskan seseorang melakukan perjalanan karena jumlah kasus virus corona terus meningkat.
CDC mengatakan bahwa orang yang sudah vaksin Covid-19 penuh bisa melakukan perjalanan tanpa pengujian dan karantina mandiri selama melakukan tindakan pencegahan virus corona, termasuk memakai masker.
Dalam perjalanan internasional, orang yang suntik vaksin Covid-19 penuh tidak memerlukan tes virus corona sebelum perjalanan, kecuali diwajibkan oleh tempat tujuan dan tidak perlu melakukan karantina mandiri.
Karena dilansir dari CNN, CDC AS berpendapat bahwa mereka yang menunjukkan hasil tes negatif virus corona Covid-19. Maka hasilnya akan tetap negatif virus corona Covid-19 selama 3 hingga 5 hari setelahnya.
CDC AS merekomendasikan panduan perjalanan ini bagi orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 2 kali dan sudah ada jeda 2 minggu dari suntikan terakhir.
Mereka tidak merekomendasikan panduan perjalanan ini bagi orang yang belum vaksinasi atau belum suntik vaksin Covid-19 2 kali. Orang-orang dalam kelompok ini masih disarankan tidak melakukan perjalanan karena risiko tertular virus corona tinggi.
Jika tidak, orang yang belum vaksinasi harus menjalani tes Covid-19 pada 1 atau 3 hari sebelum perjalanan dan 3 atau 5 hari setelah perjalanan. Selain itu, mereka juga harus melakukan karantina mandiri selama 7 hari setelah perjalanan atau 10 hari jika tidak melakukan tes ulang setelah perjalanan.
CDC juga menyarankan semua orang tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik, terlepas sudah suntik vaksin Covid-19 atau belum.
Baca Juga: Vaksin Pfizer 100 Persen Bisa Ditoleransi Anak Remaja, Ini Buktinya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan