Suara.com - Putus cinta memang sulit. Peneliti juga menggambarkan rasa putus cinta seperti mengatasi kecanduan atau berduka. Namun, ketika sebuah hubungan tidak lagi berjalan lancar, apa yang harus dipertahankan?
Memang tidak semua orang akan sadar bahwa sebenarnya hubungan mereka sudah tidak lagi harmonis, yang akhirnya berujung pada hubungan toxic.
Psikolog dan pakar hubungan menjabarkan lima tanda sudah waktunya mengakhiri hubungan, dilansir Independent:
1. Setiap percapakan bersifat negatif
Pakar hubungan James Preece mengatakan jika kamu tidak bisa membicarakan masalah dengan pasangan secara baik-baik, yang mana selalu berujung pada perdebatan, maka ini adalah tanda peringatan besar.
2. Anda mengalami pecelehan fisik, seksual, verbal, maupun emosional
Jika kamu mengalami segala bentuk pelecehan dalam hubungan, itu adalah peringatan yang jelas kamu harus mengakhirinya.
"Saya berbicara tentang perilaku buruk yang lebih sering terjadi, terutama secara sistematis. Perilaku adalah cerminan karakter seseorang dan kurangnya kemampuan untuk mengendalikan emosi dan dorongannya," jelas psikolog dan pelatih kencan Madeleine Mason Roantree.
3. Anda sudah tidak lagi menjadi prioritas mereka
Baca Juga: Kuliah Kedokteran Jadi Penyebab Putus Cinta, Curhat Wanita Ini Viral
Pasangan seharusnya ingin meluangkan waktu untuk satu sama lain, ini bukanlah sebuah tugas.
"Jadi, jika pasanganmu lebih suka pergi dengan teman atau melakukan apa pun yang mungkin selain bertemu dan menghabiskan waktu bersama, kau harus mempertanyakannya," catat Preece.
Jika alasannya bahwa ia tidak punya waktu atau tidak ingin bertemu dengan mu, Preece menyarankan untuk mencari orang lain.
"Hidup ini terlalu singkat," lanjutnya.
4. Merasa seperti 'berjalan di atas cangkang telur'
"Jika kau terus-menerus memantau suasana hati pasangan dan berperilaku berbeda hanya untuk meminimalkan risiko pasangan menjadi kesal, marah atau melakukan kekerasan, maka kau tahu ada sesuatu yang salah dalam hubungan kalian," ujar Roantree.
Bahkan, terkadang seseorang berhenti melakukan hal-hal yang disukainya hanya untuk membuat pasangan bahagia. Menurut Roantree, secara tidak langsung pasangan sudah mengatur orang tersebut.
5. Sudah tidak menyenangkan lagi
Hubungan memang terkadang terasa biasa saja, meski begitu harus tetap menyenangkan.
"Jika kau mudah frustasi atau bosan dengan rutinitas dan kebiasaan pasangan, maka kau hanya membuang-buang waktu," jelas Preece.
"Hubungan harus terasa nyaman dan menyenangkan. Kau harus merasa senang menghabiskan waktu dengan pasangan," pungkasnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang