Suara.com - Air kencing atau urine bisa menjadi indikator visual yang bagus mengenai seberapa terhidrasi Anda. Sebab, urine bisa berubah tergantung berapa banyak air atau cairan lain (dari sayur/buah) yang Anda konsumsi.
Urine dapat muncul dalam berbagai warna berbeda, seperti merah muda, kemerahan, coklat tua, oranye muda, kuning cerah dan bahkan biru. Sebelum panik melihat warna urine yang berbeda dari biasanya, coba ingat dulu apa yang sebelumnya Anda makan.
Sebab pada sebagian besar perubahan warna urine adalah hasil dari diet yang tidak berbahaya atau perubahan konsumsi obat-obatan. Jadi hal ini tidak perlu dikhawatirkan.
Dilansir dari Livestrong, berikut beberapa makanan dapat memecah nutrisi yang mengubah warna urine.
1. Makanan dengan pewarna cerah
Bukan karena makanan itu sendiri, melainkan akibat pewarna makanan yang terkandung di dalamnya. Misalnya saja: sereal warna-warni, minuman ringan, dan snack tertentu. Beberapa pewarna makanan bisa mengubah kencing Anda menjadi hijau, menurut Mayo Clinic.
2. Wortel
Pernah mendengar bahwa makan banyak wortel dapat membuat kulit Anda menjadi oranye? Hal itu karena kandungan beta-karoten dalam wortel, yang merupakan pigmen yang membuat wortel berwarna oranye.
Warna oranye, atau sedikit kecokelatan biasanya paling menonjol di telapak tangan dan telapak kaki, menurut Cleveland Clinic. Namun tak hanya kulit, beta-karoten itu juga bisa mengubah kencing Anda menjadi oranye terang.
Baca Juga: Bikin Malu Orangtua, Anak Ini Hampir Kencing di Atas Makam yang Masih Basah
3. Vitamin C
Beberapa makanan (tetapi kebanyakan suplemen dosis tinggi) yang mengandung vitamin C bisa mengubah warna urine Anda menjadi kuning cerah atau oranye.
Ini terjadi karena vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, jadi jika Anda mengkonsumsinya terlalu banyak, baik melalui suplemen atau dari makanan kaya vitamin C (seperti kiwi, paprika, dan stroberi) Anda akan membuang kelebihannya lewat urine.
4. Vitamin B
Vitamin B ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk protein hewani, sayuran berdaun hijau, sereal hingga roti. Total ada delapan jenis vitamin B
Meski makanan yang mengandung vitamin B dapat mengubah warna urine menjadi kuning cerah atau oranye, namun itu jauh lebih umum terjadi pada suplemen yang biasanya dalam dosis tinggi.
Menurut Cleveland Clinic, dari semua vitamin B, Anda kemungkinan besar akan melihat perubahan warna pada urine dengan suplemen B kompleks (yang biasanya multivitamin yang terdiri dari beberapa vitamin B yang berbeda) atau jika Anda mengonsumsi riboflavin (alias B2) atau vitamin B12.
Selain itu, jika Anda mengonsumsi suplemen B6, ketahuilah bahwa suplemen tersebut juga dapat mengubah bau urine Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia