Suara.com - Amazon akhirnya mengakui kurir mereka ada yang kencing di dalam botol saat bekerja. Sebelumnya, perusahaan Jeff Bezos ini membantah ketika seorang politisi membukanya di sosial media.
"Kami tahu bahwa pengemudi memang mengalami kesulitan menemukan toilet karena lalu lintas atau terkadang rute pedesaan," tulis raksasa ritel online itu di portal AboutAmazon miliknya.
"Dan ini terutama terjadi selama Covid ketika banyak toilet umum ditutup," lanjutnya seperti yang dilaporkan oleh New York Post Selasa (06/04).
Pengakuan ini muncul setelah politisi partai Republik, Mark Pocan membuat cuitan tentang Amazon yang tak mendukung adanya serikat pekerja di perusahaan mereka.
Dalam cuitannya, Pocan menulis Amazon "membuat pekerjanya buang air kecil di botol" yang dibalas dengan cuitan bantahan.
"Kamu tidak benar-benar percaya tentang kencing dalam botol, kan?" tulis perusahaan menanggapi di Twitter. "Jika itu benar, maka tidak ada yang akan bekerja untuk kami."
Belakangan, Amazon mengakui bahwa cuitan bantahan itu adalah kesalahan. Mereka mengatakan itu tidak memperhitungkan populasi pengemudi yang sebenarnya.
"Ini adalah masalah industri yang sudah berlangsung lama dan tidak spesifik untuk Amazon. Kami akan mencari solusi," tutupnya.
Baca Juga: Terungkap! Amazon Pakai Jasa Buzzer Bela Perusahaan dan CEO Jeff Bezos
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar