Suara.com - Pengantin baru Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar langsung merencanakan untuk memiliki anak.
Aurel bahkan mengaku sempat kewalahan 'melayani' suaminya di atas ranjang lantaran stamina Atta yang tak main-main. Dikatakan, hal tersebut dipicu lantaran Atta rutin konsumsi tauge.
Kepercayaan kebanyakan masyarakat Indonesia memang menganggap tauge bermanfaat untuk kesuburan laki-laki. Tetapi, apakah benar secara ilmiah?
Seperti sayuran lainnya, tauge juga mengandung banyak nutrisi, vitamin, dan mineral. Dikutip dari Tips Make, 100 gram tauge juga mengandung sekitar 4 hingga 5,7 persen karbohidrat yang dibutuhkan tubuh untuk diserap setiap hari.
Juga 2,4 gram serat, 11 persen protein, jyga kaya akan bermacam-macam vitamin, terutama vitamin C dan E.
Disebutkan bahwa besarnya kandungan vitamin C dan E itu lah yang bermanfaat bagi kesuburan sperma laki-laki. Mengkonsumsi tauge secara teratur dapat meningkatkan kesuburan, mengatasi disfungsi ereksi, lemah fisiologis dan efektif merangsang gairah seksual.
Sumber vitamin C yang melimpah dalam tauge membantu pria menghindari penggumpalan sperma. Sehingga meningkatkan peluang pembuahan sperma dengan sel telur, meningkatkan hasrat seksual, euforia dalam hubungan, dan menambah waktu ejakulasi.
Sementara vitamin E pada tauge telah terbukti meningkatkan kesehatan sperma, melindungi sperma dari serangan radikal bebas. Hasilnya, sperma bisa lebih sehat dan berfungsi lebih efektif. Tauge juga mengandung vitamin B12, yang membantu meningkatkan jumlah dan kualitas sperma secara signifikan.
Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan salam konsumsi tauge. Menurut Assoc. Prof Dr Nguyen Duy Thinh, sebaiknya tidak makan tauge lebih dari 550 gram per hari.
Baca Juga: YouTube Adik Atta Halilintar Diretas, Netizen: Terimakasih Hacker Rusia
Juga tidak dianjurkan makan tauge mentah saat lapar karena bisa menyebabkan sakit perut. Saat ini tauge banyak dijual di toko-toko di pasar. Namun untuk mendapatkan keuntungan, banyak pemilik toko yang telah menggunakan bahan kimia untuk merangsang kecambah agar tumbuh lebih cepat dan tahan lebih lama.
"Jika memakan kecambah kimiawi yang mengandung bahan kimia, kita bisa terkena racun dan dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker," kata Thinh.
Untuk amannya, disarankan hanya membeli tauge di toko terpercaya atau membuat tauge sendiri di rumah dengan biji kacang hijau.
Berita Terkait
-
Atta Halilintar Panik Cari Ameena yang Hilang Saat Liburan di Chimelong
-
Ungkap Sulitnya Jadi Janda, Aura Kasih Mau Cari Suami yang Pandai Mengaji
-
Padahal Jarang Muncul di TV, Rumah Senilai Rp50 Miliar Aura Kasih Dipertanyakan
-
Momen Atta Halilintar Salat di Emperan Toko Saat Liburan ke Tiongkok Picu Perdebatan
-
Seperti Ayu Aulia, Atta Halilintar dan Kevin Aprilio Rupanya Juga Anggota GBNMI
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya