Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 yang terkandung di dalam air liur dapat langsung masuk ke paru-parunya, terutama jika orang tersebut menderita penyakit gusi.
Sebuah tim peneliti internasional dari Inggris, Afrika Selatan dan Amerika Serikat mempublikasikan temuan mereka dalam Journal of Oral Medicine and Dental Research, hari ini Rabu (21/4/2021).
Berdasarkan hasil pengamatan CT scan paru-paru dari pasien yang menderita Covid-19, menunjukkan adanya rute masuk virus ke aliran darah di pembuluh darah kemudian ke paru-paru. Pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit paru-paru akibat Covid-19.
Model yang mereka gunakan didasarkan pada mulut, tempat yang mudah untuk virus berkembang, kemudian dengan adanya masalah mulut apa pun dapat memudahkan virus memasuki aliran darah.
Bergerak dari pembuluh darah di gusi, virus akan melewati vena leher dan dada, mencapai jantung sebelum dipompa ke arteri pulmonalis dan pembuluh kecil di dasar serta pinggiran paru-paru.
"Model ini dapat membantu kamu memahami mengapa beberapa orang mengalami penyakit paru-paru terkait Covid-19 dan yang lainnya tidak," kata rekan penulis studi Chapple, Profesor Periodontologi di Universitas Birmingham, dilansir Medical Xpress.
Ia juga mengatakan bahwa penyakit gusi dapat membuat gusi bocor, memungkinkan mikroorganisme masuk ke dalam darah.
Karenanya, peneliti mencatat praktik kebersihan sederhana seperti menyikat gigi secara rutin untuk mengurangi penumpukan plak, dan menggunakan obat kumur dapat mengurangi konsentrasi virus di dalam air liur.
Tindakan tersebut juga mengurangi perkembangan penyakit paru-paru dan risiko keparahan Covid-19.
Baca Juga: Varian Virus Corona Inggris Lebih Menular, Bagaimana Cara Melindungi Diri?
"Studi lain sangat diperlukan untuk menyelidiki lebih lanjut model baru ini, tetapi sementara itu kebersihan mulut harian dan pengendalian plak dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mulut," tandas Chapple.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia