Suara.com - Mengingat situasi pandemi dan permintaan oksigen medis, pemerintah pada hari Senin mengatakan bahwa India memiliki cukup oksigen medis yang tersedia
Tetapi tantangannya adalah untuk mengangkutnya ke rumah sakit. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Tambahan MHA Piyush Goyal menginformasikan di tengah lonjakan permintaan.
Sementara itu, berbicara mengenai ketersediaan oksigen di dalam negeri, Direktur AIIMS Randeep Guleria mengatakan, “Kita harus mengurangi jumlah kasus dan menggunakan sumber daya rumah sakit secara optimal. Penggunaan oksigen secara bijak sangat penting. Saat ini, ada kepanikan yang tidak perlu. "
Pemerintah lebih lanjut mengatakan bahwa banyak orang ditemukan menempati ranjang rumah sakit karena panik dan meminta orang untuk masuk hanya atas saran dokter.
Pusat tersebut telah meminta rumah sakit untuk penggunaan oksigen yang bijaksana dan untuk menutup kebocoran, jika ada, di tengah kekurangan yang dihadapi oleh pasien Covid-19.
Berbicara kepada pers, kementerian kesehatan serikat pada hari Senin mengatakan bahwa penelitian telah menunjukkan jika tidak ada tindakan jarak fisik yang diikuti, satu orang dapat menginfeksi hingga 406 orang dalam 30 hari, oleh karena itu, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak panik atas Covid-19 saat ini- 19 situasi.
Seperti diketahui, India terus melaporkan penambahan kasus Covid-19 secara signfikan. Bahkan, seperti dilansir dari Aljazeera, sejumlah rumah sakit di Delhi sempat kehabisan tabung oksigen.
Beberapa rumah sakit di ibu kota India, New Delhi, kehabisan oksigen, membahayakan nyawa, kata wakil menteri kepala kota Manish Sisodia, karena kota itu berada dalam cengkeraman infeksi virus korona.
Hingga saat ini India telah melaporkan rekor global lebih dari 314.000 infeksi baru pada hari Kamis.
Baca Juga: Update 26 April: Tambah 5.944, Kasus Covid-19 Indonesia Jadi 1.647.138
Sementara gelombang kedua yang brutal dari kasus virus corona membuat lebih banyak orang yang sakit ke dalam sistem perawatan kesehatan yang rapuh, beberapa kekurangan tempat tidur rumah sakit dan oksigen medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup