Suara.com - Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai salah satu manusia yang memiliki pola hidup paling sehat. Bahkan semua perilakunya dicontoh oleh umat islam dan jadi sunnah atau berpahala jika dikerjakan.
Nah, jika Anda pernah mendengar istilah jam biologis, ternyata fakta ini juga pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW loh. Hal ini diungkap dr. Zaidul Akbar dalam kanal YouTubenya.
"Jam biologis adalah jam di mana organ-organ tubuh kita bekerja optimal dan paling besar aktivitasnya pada saat itu," ujarnya di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official dikutip suara.com, Rabu (28/4/2021).
Ia kemudian mencontohkan saat siang hari, organ yang sedang bekerja sangat keras adalah jantung. Lelaki yang dikenal sebagai Dokter Sunnah Rasul itu menjelaskan jika nabi memiliki cara agar jantungnya lebih tenang di siang hari.
"Itu sebabnya nabi kita disuruh diseimbangkan, dengan cara apa? Di siang hari seperti ini qailulah, atau tidur siang supaya jantungnya tenang," terang dr. Zaidul.
Tidur siang yang dimaksud, tidak perlu lama hingga hitungan jam tapi cukup dalam hitungan menit yang sangat bermanfaat untuk menenangkan jantung, mengistirahatkan jantung sejenak agar tidak terlampau lelah.
"Waktu yang tidak terlalu lama 15 sampai 30 menit, jantung akan memproduksi atau menguatkan di malam hari, itu jantung bisa memproduksi lebih banyak lagi dengan cara tidur siang," paparnya.
Menurut dokter lulusan Universitas Diponegoro, Semarang itu istilah jam biologis ini banyak dipelajari dan dikaji oleh para terapis herbalis untuk pengobatan. Namun jika terlampau sulit dimengerti, dr. Zaidul menyarankan mengistirahatkan tubuh sejenak di waktu shalat 5 waktu.
Baca Juga: Hits Health: Mentega Tingkatkan Risiko Jantung, India Pecah Rekor Lagi
"Makanya untuk orang awam jam biologis yang paling gampang ngikutin waktu sholat, itu jam-jam biologis yang Allah perintahkan untuk menyambungkan sinyal-sinyal tubuh kita, hati iman, perasaan dengan shalat, ditambah dengan waktu shalat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia