Suara.com - Vaksinasi merupakan salah satu cara melindungi diri dari virus corona Covid-19. Tapi, ada beberapa hal yang memang harus dihindari sebelum dan sesudah suntik vaksin Covid-19 untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.
Beberapa orang mungkin mempertanyakan aturan merokok setelah suntik vaksin Covid-19. Apakah merokok bisa membuat efek samping vaksin Covid-19 lebih parah atau tidak?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang yang merokok lebih berisiko tertular virus corona Covid-19. Karena itu, perokok haus mendapatkan vaksinasi segera.
Selain itu dilansir dari Times of India, merokok juga menurunkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan risiko tertular beberapa penyakit pernapasan lainnya. Banyak laporan menambahkan bahwa perokok berisiko lebih tinggi tertular virus corona Covid-19.
Baru-baru ini, Dr Vishakha, seorang ahli gizi menyarankan orang-orang untuk tidak merokok dulu setelah suntik vaksin Covid-19 dosis pertama. Karena, merokok bisa menurunkan respons antibodi terhadap beberapa vaksin Covid-19.
Perokok bisa mengonsumsi permen atau semacamnya untuk mengalihkan keinginannya merokok setelah suntik vaksin. Seorang dokter pun telah membagikan semua hal yang harus dilakukan seseorang setelah suntik vaksin Covid-19.
Akun Instagram @doctorvee tersebut menyarankan orang-orang harus tidur selama 6 jam per malam sebelum mendapatkan suntik vaksin Covid-19.
Selain itu, orang-orang juga bisa melakukan beberapa latihan pernapasan untuk mengurangi stres. Karena, stres bisa memperburuk masalah kesehatan seseorang.
Tak cukup hanya berhenti merokok, orang-orang juga akan disarankan berhenti minum alkohol yang bisa melemahkan sistem imun terhadap vaksin.
Baca Juga: Virus Corona Menyerbu Pelosok, Dukun di Pedesaan India Laris Manis
Karena itu, seseorang harus menghindari minum alkohol 3 hari sebelum suntik vaksin Covid-19 dan hindari pesta minuman keras selama 45 hari sebelum waktunya tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi