Suara.com - Golongan darah Anda bisa meningkatkan risiko seseorang terhadap penyakit tertentu. Halini dinyatakan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal eLife.
Melansir dari Medicinenet, penelitian tersebut mengkonfirmasi beberapa temuan sebelumnya dan mengungkapkan hubungan baru antara golongan darah dan penyakit.
"Masih sangat sedikit informasi yang tersedia tentang apakah orang dengan golongan darah RhD-positif atau RhD-negatif mungkin berisiko terkena penyakit tertentu," kata penulis pertama Torsten Dahlén, seorang mahasiswa doktoral di Karolinska Institute di Stockholm.
Dalam hal ini, para peneliti menyelidiki hubungan antara golongan darah, status RhD dan, lebih dari 1.000 penyakit. Seseorang dengan RhD positif memiliki protein yang disebut antigen D pada sel darah merahnya, RhD negatif berarti protein tersebut tidak ada.
Temuan menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A lebih mungkin mengalami pembekuan darah. Sementara mereka dengan golongan darah O lebih mungkin mengalami gangguan perdarahan.
Perempuan dengan golongan darah O lebih mungkin untuk mengembangkan tekanan darah tinggi selama kehamilan.
Para peneliti juga menemukan hubungan baru antara golongan darah B dan risiko batu ginjal yang lebih rendah. Mereka juga mencatat bahwa perempuan dengan RhD-positif lebih mungkin mengembangkan hipertensi akibat kehamilan.
Lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan untuk mempelajari lebih lanjut tentang hubungan antara golongan darah dan risiko penyakit.
"Temuan kami menyoroti hubungan baru dan menarik antara kondisi seperti batu ginjal dan hipertensi akibat kehamilan dan golongan darah," kata penulis senior Gustaf Edgren, profesor epidemiologi di Institut Karolinska.
Baca Juga: Golongan Darah Tertentu Lebih Berisiko Alami Covid-19, Ini Faktanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS