Suara.com - Orang yang pulih dari Covid-19 harus lebih fokus pada pembangunan kembali otot, kekebalan dan tingkat energi. Dalam hal ini, pemerintah India melalui Twitter @mygovindia telah merekomendasikan daftar item makanan untuk membangun kekebalan alami di tengah Covid-19.
Kehilangan rasa dan bau adalah salah satu gejala umum infeksi Covid-19. Karena ini menyebabkan hilangnya nafsu makan dan pasien merasa sulit untuk menelan, akhirnya mereka kehilangan otot dapat terjadi.
"Penting untuk makan makanan lunak dengan interval kecil," kata pedoman tersebut melalui akun Twitter mereka.
Menurut mygovindia , berikut beberapa tindakan umum yang dapat Anda ikuti untuk meningkatkan kekebalan Anda secara organik di tengah Covid-19 seperti yang dikutip dari Healthshots, antara lain:
- Konsumsi 5 porsi buah dan sayuran berwarna untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang cukup.
- Konsumsi juga sedikit cokelat hitam dengan setidaknya 70 persen cocoa untuk menghilangkan kecemasan, susu kunyit sekali sehari untuk meningkatkan kekebalan, dan makan makanan lunak dengan interval kecil.
- Sumber protein yang baik seperti ayam, ikan, telur, paneer, kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian disarankan. Termasuk konsumsi biji-bijian utuh seperti ragi dan oat.
- Asupan lemak sehat seperti kenari, almond, minyak zaitun dan minyak mustard.
Pemerintah pusat India tersebut telah menegaskan kembali bahwa 80 hingga 85 persen infeksi Covid-19 akan sembuh di rumah dengan nutrisi yang tepat, tanpa intervensi medis yang serius. Mereka juga menyarankan aktivitas fisik teratur dan latihan pernapasan sesuai kemampuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli