Suara.com - Sering membersihkan barang-barang di rumah memang penting. Sebab, beberapa barang-barang di rumah Anda bisa meningkatkan risiko terkena penyakit.
Melansir dari Everyday Health, berikut beberapa barang di rumah yang bisa memicu penyakit, antara lain:
1. Bantal
Jika Anda memiliki gejala alergi atau asma yang tidak dapat dijelaskan dari mana asalnya, maka bantal bisa jadi penyebabnya.
Hal ini disebabkan karena bantal cenderung menampung tungau debu, penyebab paling umum dari alergi dan asma non-musiman. Tungau debu memakan serpihan kulit manusia yang dapat ditemukan jauh di dalam bantal Anda.
Jika Anda alergi terhadap tungau dan produk limbahnya, maka itu bisa menjadi penyebab gejala asma.
Untuk mengurangi paparan tungau debu, kebiasaan yang sehat adalah menutupi bantal dengan penutup ritsleting dan tahan debu untuk mencegah masuknya tungau yang ada dan mencegah masuknya tungau baru.
2. Riasan Mata
Riasan mata dapat membahayakan kesehatan Anda, menyebabkan infeksi mata atau cedera. Jika Anda berbagi riasan mata atau menggunakannya terlalu lama, maka bisa terkontaminasi bakteri atau jamur.
Baca Juga: Obat Mata Ikan Lengkap dengan Penyebab Penyakitnya
Untuk menghindari sakit, cuci tangan Anda sebelum mengaplikasikan riasan mata, hindari berbagi atau menggunakan sampel bersama di konter kosmetik, dan buang riasan mata setelah dua hingga empat bulan.
3. Keyboard Komputer
Kotoran dan bakteri dapat bersembunyi di banyak tempat, salah satunya keyboard komputer Anda. Para peneliti telah menemukan bahwa meja kerja memiliki 21.000 kuman per inci persegi, dibandingkan dengan 49 kuman per inci persegi di dudukan toilet kantor.
Selain meja dan telepon Anda, hal-hal yang membuat Anda sakit dapat mencakup keyboard komputer, tempat yang kemungkinan besar terkena kuman karena Anda terlalu sering menyentuhnya.
Agar tetap sehat, cuci tangan secara teratur, hindari menyentuh mulut dan hidung, dan gunakan pembersih berbasis alkohol untuk membersihkan keyboard Anda.
4. Parfum
Jika Anda mengalami iritasi kulit atau masalah kulit lainnya, bisa jadi parfum yang Anda gunakan adalah penyebabnya. Lebih dari 5.000 parfum adalah penyebab utama masalah kulit.
5. Spons Pembersih
Meskipun spons sebagai alat untuk menjaga kebersihan, namun spons sebenarnya adalah benda paling kotor di rumah Anda.
Spons, terutama yang digunakan di dapur, dianggap sebagai penyumbang utama penyakit bawaan makanan. Hal ini disebabkan karena spons menyediakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
Untuk membantu mencegah penyebaran bakteri, praktikkan kebiasaan sehat menggunakan handuk kertas atau serbet bersih (yang dapat dibuang ke mesin cuci setelah digunakan) daripada menggunakan spons.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026