Suara.com - Tidur adalah aktivitas yang sangat dibutuhkan manusia. Melalui tidur juga beragam penyakit bisa dicegah dan dikendalikan.
Namun, perlu tidur yang berkualitas alias deep sleep atau tidur dalam agar mendapatkan beragam manfaat untuk kesehatan fisik dan mental.
Sehingga penting banget buat mengontrol waktu tidur sehari-hari. Dengan demikian akan mendapatkan sederet manfaat sebagai berikut berdasarkan siaran pers Smartwatch Garmin, Selasa (11/5/2021).
1. Memonitor siklus tidur
Saat tertidur, kita akan menjalani beberapa fase tidur: Non-rapid eye movement (non-REM) dan REM. Non-REM terbagi menjadi tiga tahap, light sleep, light menuju deep sleep, dan deep sleep atau tertidur nyenyak.
Dimulai dengan light sleep, kamu akan memasuki fase deep sleep ketika detak jantung melambat dan semua otot tubuh menjadi rileks.
Selain itu, terdapat fase REM, kondisi di mana saraf otak bekerja hampir sama beratnya dengan waktu terbangun yang memungkinkanmu dapat mengingat mimpi. Ketika tidur, kita akan mengalami fase non-REM dan REM berulang kali.
Setiap tahap tersebut merupakan komponen yang penting dalam memperoleh tidur yang ideal untuk kembali segar di pagi hari.
2. Memahami kondisi tubuh berdasarkan data
Baca Juga: Komentari Tidur Lampu Nyala atau Mati Setelah Menikah, Warganet Ini Viral
Menggubakan smartwatch yang bisa memantau tidur bisa mmengungkap banyak data yang bermanfaat bahkan penilaian atas kualitas tidur kamu.
Misalnya saja, kamu bisa mengetahui berapa lama kamu tidur pada setiap fase tidur kamu dan mengetahui seberapa baik kualitas tidur kamu dari hasil sleep score.
Bahkan fitur sleep analysis di dalamnya bisa memberitahu kamu apakah kamu akan merasa kelelahan atau segar di hari setelah kamu tidur, pengaruhnya terhadap stress level, dan energi pada tubuh atau body battery kita.
Dengan mengetahui hal ini, kita bisa mengatur energi dan tubuh kita agar bisa beraktivitas secara efektif.
3. Mengamati pergerakan ketika tidur
Perlu digaris bawahi bahwa semakin banyak kamu bergerak saat tidur, tandanya kamu semakin tidak memiliki tidur yang berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026