Suara.com - Lebaran selalu identik dengan makan makanan bersantan seperti opor, rendang, lemang, hingga sambal goreng ati yang dapat memicu kolesterol naik. Lalu bagaimana cara atasi kolesterol naik saat lebaran?
Kolesterol bisa naik apabila terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak, sehingga kadarnya melewati ambang batas (>200 mg/dL). Kolesterol yang terlalu tinggi dapat memicu berbagai penyakit, seperti jantung dan diabetes.
Sebagaimana diketahui, menjaga kadar kolesterol perlu dilakukan demi tubuh tetap fit setelah lebaran. Sebab tubuh dapat menjadi lemah ketika kadar kolesterol dalam darah meningkat. Oleh karenanya, berikut beberapa cara atasi kolesterol naik saat lebaran, seperti dilansir dari berbagai sumber.
- Kontrol Asupan Makanan
Meski banyak menu makan menggoda saat lebaran, kita perlu mengontrol asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Batasi makanan yang akan dikonsumsi saat lebaran terlebih bila ada riwayat kolesterol tinggi.
Batasi makanan bersantan, tinggi kadar garam dan minyak, serta minum minuman manis. Sebab, menurut heart.org, Asosiasi Kesehatan Jantung Amerika, tubuh hanya memerlukan asupan lemak jenuh kurang dari 6 persen dari kalori harian. - Bila perlu, Cek Kadar Kolesterol Jelang Lebaran
Melakukan cek kadar kolesterol dapat mencegah diri dalam mengonsumsi asupan makanan saat lebaran. Pasalnya, dengan melakukan cek kolesterol, kita bisa membatasi seberapa banyak kue-kue atau pun masakan lebaran yang akan dikonsumsi. Cara ini perlu dilakukan demi mengurangi risiko kolesterol naik saat lebaran. - Konsumsi Serat dan Perbanyak Minum Air Putih
Kita perlu mengonsumsi serat yang larut, seperti dari sayur, buah, kacang-kacangan. Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi suplemen serat seperti psyllium yang dapat dibeli di apotek. Serat diperlukan untuk mengurangi kolesterol dari dalam tubuh. Imbangi konsumsi makanan dan serat dengan memperbanyak minum air putih juga, ya. - Konsumsi Makan Makanan Penurun Kolesterol
Makanan penurun kolesterol antara lain buah alpukat, yoghurt, dan cabai. Allpukat membantu tubuh mengubah komposisi kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), kadar trigliserida, fostolipid, hingga kolesterol total dalam tubuh. Yoghurt dapat menurunkan kadar LDL dalam darah. Serta, cabai yang kaya akan capsaicin untuk menurunkan kolesterol dan mencegah kanker. - Berolahraga dan Kelola Stres
Meski di hari libur lebaran, kita tetap perlu melakukan olahraga. Lakukan olahraga minimal setengah jam sehari. Selain itu, hindari stres karena cukup berpengaruh dalam memicu kolesterol naik.
Itulah tadi beberapa cara atasi kolesterol saat lebaran yang dilakukan demi tubuh tetap sehat setelah lebaran. Jaga kondisi kesehatan tubuh demi diri sendiri dan keluarga.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial