Suara.com - Banyak orang selalu menyangka jika sakit perut selalu berhubungan dengan lambung, seperti penyakit GERD atau gastroesophageal reflux disease.
Tapi ada juga penyakit yang disebut Inflammatory Bowel Disease (IBD), sejenis penyakit inflamadi kronis saluran cerna. Lalu apa bedanya GERD dan IBD?
Prof. dr. Marcellus Simadibrata, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Gastroenterologi Hepatologi, RSCM-FKUI, mengatakan perbedaan kedua penyakit itu terletak pada asal sumber penyakitnya.
GERD adalah penyakit yang berasal dari pencernaan atas, akibat adanya asam lambung yang kembali naik ke atas dan bisa menyebar ke berbagai organ, seperti tenggorokan, paru-paru hingga polip atau hidung.
"Sedangkan IBD, merupakan penyakit dari saluran cerna bawah, tapi bisa juga masuk penyakit kronis, seluruh pencernaan atas dan bawah," papar Prof. Marcellus dalam diskusi virtual, Sabtu (22/5/2021).
Dari sisi gejala, penderita GERD kerap mengalami sesak napas, nyeri ulu hati, kembung, nyeri badan, dan batuk-batuk.
Sementara IBD, karena penyakit yang memicu terjadinya peradangan, maka ditandai jika adanya keluar darah dari tubuh seperti diare, nyeri perut atau keluarnya darah menstruasi.
Hal yang patut diwaspadai, IBD bisa menyebabkan masalah psikologis dan interpersonal pada pasien atau gangguan kesehatan mental.
Masalah mental seperti hilangnya kontrol usus, kelelahan, penurunan citra tubuh, ketakutan akan tidak kemampuan seksual, isolasi sosial dari ketergantungan, kekhawatiran dan merasa kotor.
Baca Juga: Waspada Jika Sering Alami GERD, 3 Jenis Kanker Ini Bisa Menghantui
Khusus untuk gejala hilangnya kontrol usus pada IBD, bisa menyebabkan hilangnya rasa berharga atau menyebabkan stigmatisasi negatif pada pasien.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern