Suara.com - Pola tidur cukup dan berkualitas menjadi bagian untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Sayangnya, pola makan yang tak sehat bisa mengganggu pola tidur yang berkualitas.
Melansir dari Mdlinx, kualitas dan kuantitas makanan yang kita makan berdampak pada kualitas dan kuantitas tidur. Faktanya, beberapa kebiasaan makan yang umum menyebabkan tidur lebih buruk. Berikut beberapa rinciannya, antara lain:
1. Tidur dan makan berlebihan
Makan berlebihan dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih buruk. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association (JAHA).
2. Kafein dan gula
Studi JAHA yang disebutkan di atas menunjukkan hubungan serupa antara kualitas tidur yang lebih buruk dan konsumsi kafein dan gula.
Kualitas tidur yang lebih buruk ditemukan sejalan dengan asupan kafein dan gula tambahan yang lebih tinggi. Hasilnya serupa dengan penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa asupan permen dan minuman manis cenderung berkorelasi dengan kualitas tidur yang buruk.
3. lemak tak jenuh dan produk susu
Studi JAHA juga menyatakan bahwa mengonsumsi produk susu dan makanan tinggi lemak tak jenuh memengaruhi pola tidur ke arah positif. Para peneliti menyatakan bahwa kualitas tidur yang lebih buruk dikaitkan dengan tingkat konsumsi susu yang lebih rendah.
Baca Juga: Pimpinan Berpesan Jangan Tidur Agar Tak Masuk Koran, Anggota DPR Malah Ngakak
Penulis juga menyebut bahwa asupan lemak tak jenuh meningkatkan kulaitas tidur.
4. Biji-bijian
Penulis studi JAHA menemukan bahwa asupan biji-bijian yang lebih rendah dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih buruk. Orang dengan kekurangan asupan biji-bijian lebih banyak kesulitan tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI