Suara.com - Di tengah pandemi, berolahraga rutin sepertinya harus menjadi kebiasaan baru demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas. Saat ini, Anda bisa berolahraga dari rumah, dengan home workout equipment yang variatif a la gym versi mini, untuk menemani healthy lifestyle Anda.
“Menjalani hidup sehat bisa dilakukan dari rumah, apalagi sekarang sudah hadir berbagai peralatan dan produk olahraga masa kini yang dirancang dengan bahan yang lebih ringan dan minimalis, sehingga mudah disimpan saat tidak digunakan. Harga dari peralatan dan produk tersebut juga sangat bervariasi sehingga para penggemar olahraga bisa memilih yang sesuai dengan budget mereka,” ujar Elsa Maria Pattie, Blibli melalui keterangan tertulisnya yang diterima suara.com.
Dengan ragam pilihan produk dan peralatan olahraga tersebut, orang-orang bahkan bisa membuat mini-gym di rumah sendiri. Berikut adalah inspirasi untuk memulai olahraga dari rumah:
Berjalan untuk memelihara kesehatan jantung
Banyak sumber mengatakan bahwa berjalan selama minimal 30 menit tiap hari adalah kebiasaan baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukannya akibat minimnya outdoor area dan kondisi pandemi yang mengharuskan physical distancing.
Walking pad bisa jadi solusi olahraga dari rumah. Jangan takut makan tempat bagi pecinta hunian minimalis, karena walking pad bisa dilipat dan diselipkan dengan mudah. Sambil mendengarkan lagu, Anda bisa berjalan dengan dengan speed range yang disesuaikan.
Perkuat otot dengan gowes dari rumah
Bagi yang memiliki berat badan berlebih, pakar kesehatan menyarankan untuk memilih bersepeda sebagai olahraga rutin karena tidak terlalu memberi tekanan pada persendian tubuh.
Nah, sepeda statis adalah jawabannya! Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anda bisa memperkuat otot dengan gowes dari rumah. Berolahraga dengan sepeda statis ini juga bisa diterapkan pada usia lanjut karena minim risiko.
Baca Juga: Olahraga Bisa Sebabkan Ketombe Rambut, Begini Cara Mencegah dan Mengatasinya
Biar tidak bosan, mainkan drakor atau tontonan kesukaan, karena home workout equipment ini tidak menimbulkan suara berisik. Selain itu, Anda bisa mengubah pengaturan beban kayuhan, waktu, dan ketinggian dudukan sesuai kebutuhan.
Bakar kalori dengan melompat
Jika ingin olahraga yang lebih menyenangkan, melompat bisa jadi pilihan untuk dicoba. Skipping, atau melompat dengan bantuan tali, kesannya sederhana.
Namun, cabang olahraga plyometric yang bermanfaat untuk membakar kalori ini bisa meningkatkan kemampuan otak loh, karena tubuh dan pikiran berkoordinasi membuat tempo dengan bergerak melompat.
Equipment-nya pun sederhana, Anda hanya butuh skipping rode dan konsistensi untuk melakukannya. Olahraga ini biasanya divariasikan dengan workout lainnya seperti Muay Thai atau rangkaian gerakan HIIT atau high-intensity interval training.
Bentuk badan dengan angkat beban
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem