Suara.com - Risiko seseorang menderita diabetes tipe 2 tergantung pada faktor genetik dan gaya hidup. Meskipun seseorang tidak bisa mengubah faktor risikonya, seperti riwayat keluarga, usia atau etnis, mereka bisa mengubah gaya hidupnya.
Tapi, banyak yang belum tahu bahwa paparan sinar matahari juga salah satu faktor risiko lain yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Saat seseorang didiagnosis dengan diabetes tipe 2, mereka perlu memeriksanya secara rutin juga mengontrol kadar gula darahnya.
Banyak faktor gaya hidup yang bisa memengaruhi kadar gula darah, termasuk diet, aktivitas, stres atau penyakit lainnya. Memahami kondisi ini cukup rumit bak menyelesaikan teka-teko, karena beberapa faktor mengejutkan bisa meningkatkan kadar gula darah, termasuk paparan sinar matahari.
Banyak orang tidak menyadari bahwa sengatan sinar matahari bisa meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Karena itu, penderita diabetes tipe 2harus berhati-hati ketika berada di bawah sinar matahari dan menghindari sengatannya.
Sunburn menyebabkan rasa sakit fisik dan membuat tubuh stres. Saat tubuh mengalami stres, kadar glukosa darah akan cenderung meningkat. Saat berada di bawah sinar matahari, tubuh Anda mengalami stres dan rutinitas normal akan terganggu.
Kadar glukosa yang terkontrol dengan baik akan memberi Anda peluang untuk merespons lebih cepat dan menjaganya tetap terkendali. Berada di bawah sinar matahari juga bisa meningkatkan kadar glukosa darah akibat dehidrasi.
Saat tubuh merasa panas, tubuh akan mulai berkeringat dan menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi juga membuat tubuh stres dan menyebabkan kadar glukosa darah lebih tinggi.
Para ilmuwan memiliki hipotesis bahwa dehidrasi bisa menyebabkan peningkatan hormon vasopressin, yang mendorong ginjal untuk menahan air dan hati memproduksi gula darah, yang berpotensi mempengaruhi kemampuan tubuh mengatur insulin dari waktu ke waktu.
Berikut ini dilansir dari Express, beberapa tips untuk penderita diabetes tipe 2 ketika berada di bawah sinar matahari untuk menjaga kadar gula darah tetap sehat.
Baca Juga: Bukti Kuat Virus Corona Rekayasa Laboratorium dan 4 Berita Kesehatan Lainnya
- Gunakan tabur surya
- Kenakan kacamata hitam berperingat UV untuk melindungi mata
- Kenakan pakaian yang longgar, ringan dan berwarna terang
- Lindungi kepala, wajah dan leher menggunakan topi bertepi lebar
- Jangan bertelanjang kaki
- Hindari berada di bawah sinar matahari selama cuaca yang sangat panas
- Tetap menjaga tubuh terhidrasi
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencantumkan pemicu mengejutkan yang bisa membuat gula darah melonjak, antara lain paparan sinar matahari, pemanis buatan, kopi, gangguan tidur dan tidak sarapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026