Suara.com - Perbincangan seputar penyakit menular seksual gonore kembali hangat di media sosial.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan bisa menular dari orang ke orang melalui seks oral, anal, atau vaginal yang dilakukan tanpa kondom.
Dilansir Healthline, gejala mulai muncul seminggu setelah penularan. Gejala pertama yang terlihat pada pria seringkali adalah sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil.
Seiring perkembangannya, gejala lain mungkin termasuk:
- frekuensi atau urgensi buang air kecil yang lebih besar
- keluarnya nanah (atau tetesan) dari penis (putih, kuning, krem, atau kehijauan)
- pembengkakan atau kemerahan pada pembukaan penis
- pembengkakan atau nyeri di testis
- sakit tenggorokan yang berkepanjangan
Bukan cuma gonore saja penyakit menular seksual yang juga berbahaya. Laman Hello Sehat menulis setidaknya ada lima penyakit menular seksual lain yang bisa terjadi jika Anda melakukan hubungan seksual berisiko. Apa saja?
Klamidia
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri penyebab penyakit kelamin yakni Chlamydia trachomatis.
Klamidia adalah umum terjadi pada wanita di bawah 25 tahun.
Infeksi HIV/AIDS
Baca Juga: Gofar Hilman Ngaku Sempat Terkena Gonore, Penyakit Apa Sih Itu?
Penyakit kelamin ini disebabkan oleh infeksi human immunodeficiency virus yang menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia.
Infeksi HIV bisa berkembang menjadi penyakit AIDS sehingga menimbulkan dampak yang lebih serius.
Infeksi Human papiloma virus (HPV)
Infeksi HPV merupakan penyakit seksual yang disebabkan oleh infeksi virus.
Jenis IMS ini secara umum tidak menunjukkan gejala berarti sehingga sering kali tidak disadari.
Sifilis
Berita Terkait
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
Hujan Tinggi Saat Anak Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Waspada Penularan Penyakit Ini
-
Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya
-
Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini