Suara.com - Dalam segelas susu, terdapat kalsium, vitamin D, magnesium, dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang. Susu juga dapat mengurangi faktor risiko osteoporosis dan menurunkan tingkat keropos tulang.
Memang beberapa faktor yang berhubungan dengan risiko Anda terkena osteoporosis, seperti genetika dan perubahan hormonal, tidak berada dalam kendali.
Namun, diet dan gaya hidup juga berperan dalam kesehatan tulang, sehingga Anda dapat membuat perubahan di area yang mendukung tulang sehat.
Selain susu, berikut beberapa asupan lain yang tak kalah bermanfaat untuk mendukung kesehatan tulang, dirangkum dari Verywell Health.
Minyak zaitun mengandung polifenol, khususnya oleuropein, tirosol, dan hidroksitirosol. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa pria yang mengikuti diet Mediterania yang termasuk minyak zaitun murni (setidaknya 50 mL/hari) menunjukkan lebih banyak penanda pembentukan tulang.
Studi lain menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepadatan mineral tulang pada orang yang memasukkan lebih banyak minyak zaitun dalam makanan mereka.
2. Alpukat
Di antara banyak nutrisi yang diberikan buah ini, ada satu yang khusus Anda butuhkan untuk kesehatan tulang: boron. Nutrisi ini membantu tubuh Anda menyerap magnesium dan meningkatkan vitamin D.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Tingkatkan Osteoporosis, Bagaimana Cara Mencegahnya?
Setengah cangkir alpukat mentah dan potong dadu mengandung 1,07 miligram boron, menjadikannya salah satu sumber mineral utama terkaya yang dapat Anda ambil di lorong produksi.
3. Tomat
Antioksidan yang ditemukan dalam makanan yang secara alami berwarna merah dan merah muda seperti tomat, semangka, dan jambu biji dapat mengurangi pengeroposan tulang.
Likopen antioksidan unik yang memberi warna merah tersebut memainkan peran penting dalam kesehatan tulang. Kadar likopen yang lebih tinggi dikaitkan dengan berkurangnya pengeroposan tulang di tulang belakang.
4. Jamur shitake
Semua jamur mengandung beberapa vitamin D . Mirip dengan manusia, jamur secara alami menghasilkan vitamin D setelah terpapar sinar matahari atau lampu matahari. Selain vitamin D, jamur shitake khususnya juga mengandung tembaga, nutrisi penting untuk kesehatan tulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?