Suara.com - Para peneliti telah menemukan cara efektif untuk membuat orang mengurangi kebiasaan minum minuman beralkoholnya, yakni dengan menyoroti peningkatan risiko kanker yang menyertainya dan menggabungkannya dengan menghitung di setiap minuman.
Memang, terlalu banyak minum tidak hanya menyebabkan kanker, tetapi juga berbagai masalah lain. Sebut saja kematian dini, penyakit jantung, masalah pencernaan, dan peningkatan risiko demensia.
Jadi, menggabungkan informasi khusus tentang 'mengapa mengurangi' dan 'bagaimana mengurangi' minuman beralkohol dapat meningkatkan kesehatan dalam suatu populasi.
"Kami menemukan bahwa menggabungkan informasi tentang alkohol dan kanker dengan tindakan praktis tertentu, menghitung asupan, mengakibatkan peminum mengurangi jumlah alkohol yang mereka konsumsi," kata ekonom dan psikolog Simone Pettigrew dari The George Institute for Global Health.
Dari studi ini, peneliti juga menemukan bahwa kombinasi tersebut dapat mengurangi asupan secara signifikan selama enam minggu.
"Banyak orang tidak tahu bahwa alkohol adalah karsinogenik (zat yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker). Ini adalah informasi penting yang harus diketahui oleh peminum," sambung Pettigrew, dilansir Science Alert.
"Tetapi memberi tahu orang-orang bahwa alkohol menyebabkan kanker hanyalah bagian dari solusi, kita juga perlu memberi mereka cara dalam mengambil tindakan untuk mengurangi risiko mereka," lanjutnya.
Organisasi Kesehatan Dunia mencatat konsumsi alkohol berkaitan dengan sebanyak tujuh persen kematian dini di seluruh dunia.
"Ada sumber daya terbatas yang tersedia untuk kampanye pengurangan bahaya alkohol, jadi penting untuk mengetahui informasi mana yang paling sesuai guna memastikan mereka memiliki peluang terbaik untuk berhasil," pungkasnya.
Baca Juga: Sering Berkeringat Setiap Tidur Malam? Waspadai Gejala Kanker Ginjal!
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak