Suara.com - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo yang selama ini dikenal sebagai sosok yang konsisten bergaya hidup sehat menjadi sorotan di media sosial setelah menggeser dua botol Coca-Cola di hadapannya saat konferensi pers Euro 2020.
Pada kesempatan tersebut, lelaki 36 tahun ini menjadi narasumber dan berbicara menjelang pertandingan Portugal melawan Hungaria. Saat itu, ada dua botol Coca-Cola ditempatkan di mejanya.
Namun bintang Juventus itu menggesernya, hingga botol minuman ringan itu tak terlihat lagi di kamera. Ia juga sempat mengangkat botol berisi air putih sebagai gantinya.
Kemudian ia sedikit mengutarakan kata-kata yaitu "Minumlah air putih!" ke awak media di depannya.
Tak perlu waktu lama, video tersebut pun viral dan ternyata langsung berdampak buruk pada pergerakan saham Coca-Cola. Dikabarkan bahwa harga saham perusahaan minuman bersoda itu turun hingga 4 miliar dollar atau sekitar Rp 57 triliun.
Dilansir The Sun, Ronaldo memang dikenal sebagai atlet yang sangat memperhatikan aspek nutrisi, terutama asupan gula dalam menu makanan sehari-hari.
Meski Coca-cola merupakan sponsor resmi Euro 2020, tetapi Ronaldo tetap berpegang pada prinsipnya dalam hal kesehatan. Bahkan, ia telah menurunkan kebiasaan baik ini pada keluarganya, terutama anak-anaknya.
Sebelumnya mamtan pemain Real Madrid itu sangat marah dengan putranya yang masih berusia 10 tahun, saat ia menginginkan sebotol minumam ringan dan sebungkus kentang goreng.
"Kita akan lihat nanti apakah dia akan menjadi pesepakbola hebat. Terkadang dia minum Coke dan makan kentang goreng dan itu membuatku marah, dia menyadari itu," kata dia.
Baca Juga: Gara-gara Cristiano Ronaldo Pindahin Botol Saat Konpers Euro, Coca Cola Merugi Rp 57 T
"Kadang-kadang saya menyuruh anak saya untuk berenang di air dingin untuk memulihkan diri setelah berlari di treadmill dan dia berkata, 'Ayah, di sana sangat dingin'," katanya.
Ronaldo juga menjalani diet clean eating. SunSport mengungkapkan bagaimana mantan bintang Manchaster United itu makan makanan bergizienam kali setiap hari untuk tetap dalam kondisi prima.
Makanannya termasuk steak, cumi, dan bahkan ikan todak segar. Bahkan Ronaldo membutuhkan hingga lima kali tidur siang sehari untuk membantu tubuhnya mencerna makanan.
Berita Terkait
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Anak Cristiano Ronaldo Merapat ke Akademi Real Madrid
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Jamu Lionel Messi di Gedung Putih, Donald Trump Justru Puji Cristiano Ronaldo
-
Efek Cristiano Ronaldo! Followers Instagram UD Almera Meledak, Kejar Real Madrid
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat