Suara.com - Seseorang yang mengalami katarak kerap kali tak menyadarinya. Sebab gejala yang muncul biasanya terjadi sedikit demi sedikit selama beberapa bulan.
Dokter spesialis mata dr. Andrew M Knoch, Sp. M(K)., menjelaskan bahwa tanda awal katarak terjadi dengan kekeruhan pada lensa mata.
Proses terjadinya kekeruhan itu bisa memakan waktu selama beberapa bulan bahkan tahunan. Tetapi ada gejala lain yang umumnya bisa dirasakan oleh pasien.
"Pertama, pasien bisa mengeluhkan penglihatan buram. Khasnya penglihatan buram seperti ada asap atau kabut. Dengan berjalannya waktu, asap atau kabut akan makin tebal, mengganggu penglihatan," jelas dokter Andrew dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (7/6/2021).
Selain itu, pasien juga bisa merasakan terlalu silau setiap kali ada cahaya. Misalnya saat siang hari, pasien mengeluhkan cahaya matahari. Bahkan saat malam hari, terutama ketika berkendara, seseorang dengan gejala katarak bisa merasakan silau dari sinar lampu.
Persepsi warna yang mucul juga terjadi akibat gejala katarak. Dokter Andrew menjelaskan, lensa yang awalnya jernih berubah menjadi kecokelatan akibat kondisi katarak. Akibatnya, warna yang dipersepsikan penderita katarak juga jadi berbeda.
"Mungkin tidak seluruh (gejala) muncul, tapi yang paling khas adalah adanya penglihatan seperti asap atau kabut. Gejala yang muncul itu tidak disertai nyeri atau mata merah. Jadi kalau kondisi ringan pasien nyaman saja," ucapnya.
Tak berhenti sampai di situ, katarak juga menyebabkan status refraksi pasien berubah. Dokter Andrew menjelaskan, status refraksi tersebut terkait dengan kebutuhan kacamata sebagai alat bantu melihat.
"Bisa jadi yang dulunya enggak pakai kacamata jadi butuh kacamata. Atau sudah pakai kacamata jadi berubah ukurannya. Itu bisa juga aalah satu gejala dari katarak," ucapnya.
Baca Juga: Wanita Ini Mukbang 10 Telur Mata Sapi, Panen Reaksi Menggelitik
Pada tahap awal, kebanyakan orang tidak menyadari tengah mengalami gejala katarak. Karena proses kekeruhan lensa mata itu yang membutuhkan waktu lama. Akan tetapi jika diperiksa secara medis, lensa mata telah mengalami kekeruhan.
Oleh sebab itu, dokter Andrew mengingatkan pentingnya lakukan pemeriksaan mata secara rutin setahun sekali. Terutama pada orang lanjut usia (lansia). Sebab penyebab utama dari katarak umumnya karena faktor usia tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi