Suara.com - Varian baru Covid-19 yakni varian delta menimbulkan gejala yang cukup berbeda, yakni lebih mirip seperti pilek. Varian ini juga membuat virus corona menular jauh lebih cepat.
Melansir dari NBC News, sementara sesak napas dan masalah paru-paru lainnya tetap berada di antara gejala Covid-19 yang paling mengkhawatirkan, namun muncul keluhan pernapasan atas yang ditandai dengan mampetnya hidung, pilek, dan sakit kepala yang mungkin meningkat.
"Kami telah melihat sejumlah orang dengan gejala seperti dingin," kata Dr. Robert Hopkins Jr., seorang internis di Universitas Arkansas untuk ilmu kedokteran di Little Rock.
Potensi pergeseran gejala bukan untuk mengatakan bahwa penyakit hanya diidentifikasikan hanya dengan pilek.
"Covid-19 dapat hadir dengan cara yang berbeda," kata Dr. Russell Vinik, Chief Medical Operations Officer di University of Utah Health di Salt Lake City.
"Jika Anda berpikir Anda menderita pilek, Anda menulari orang lain, dan bingung apakah itu Covid-19 atau flu biasa, maka Anda harus mempertimbangkan untuk mendapatkan tes," imbuhnya.
Vinik juga melihat lebih banyak orang yang datang dengan gejala seperti pilek. Dan gejala covid-19 yang sebelumnya khas seperti kehilangan rasa dan bau tidak sebanyak yang dilaporkan sebelumnya.
Andy Dunn, seorang dokter keluarga dan kepala staf di Wyoming Medical Center menyatakan bahwa hidung mampet, sakit tenggorokan, sedikit demam atau kelelahan dapat menjadi tanda Covid-19. Namun Anda tetap perlu melakukan tes untuk memastikannya.
Menurut dokter Hopkins, untuk memastiknnya Anda juga perlu untuk melihat penularan Covid-19 di sekitar Anda. "Jika Anda tidak yakin itu pilek biasa, saya akan berasumsi itu bisa jadi Covid-19," kata ujar dokter Hopkins.
Baca Juga: Pakai Garam dan Air Mineral, Pria Ini Klaim Bisa Usir Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi