Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia kian melonjak seiring bertambahnya varian virus corona tersebut. Seiring bertambahnya jenis virus, ciri-ciri Corona menjangkit orang juga bertambah.
Bertambahnya ciri-ciri Corona diajukan sekelompok dokter di Inggris melalui British Medical Journal.
Ciri-ciri Corona
Ciri-ciri Corona yang menjangkit orang semula ada tiga, yakni demam, batuk, dan hilang rasa/bau. Namun, gejala yang mirip flu juga ditambahkan ke dalam ciri-ciri orang terjangkit Corona.
Lantas apa saja ciri-ciri Corona yang menjangkit tubuh manusia? Berikut ciri-ciri corona, dilansir dari berbagai sumber.
1. Demam, Batuk Kering, Kelelahan, SUlit Bernapas
Orang yang mengalami demam, batuk kering, kelelahan, dan sulit bernapas diakui sebagai gejala positif Covid-19. Hal ini terdaftar dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan diakui di Inggris.
Pasalnya, tiga hal tersebut merupakan ciri-ciri flu yang biasa dialami pasien Covid. Biasanya, flu pada penderita corona disertai dengan sesak napas, sakit kepala, atau gejala gastrointestinal (perdarahan saluran pencernaan)
2. Batuk, Pilek, Sakit Kepala, Sakit Tenggorokan
Baca Juga: Rekor Tertinggi! 648 Warga Kepri Positif Covid-19 Dalam Sehari
Sakit kepala, tenggorokan, batuk, dan pilek merupakan ciri-ciri Corona. Hal ini menurut pengakuan Dr Alex Sohal, praktisi medis sekaligus dosen klinis di Queen Mary University.
3. Masalah Pencernaan, Diare, Muntah
Gejala positif Covid-19 yang lainnya ialah masalah pencernaan, diare, dan muntah. Ciri-ciri tersebut cukup umum dialami pasien positif Corona.
4. Kehilangan Rasa dan Bau, Konjungtivitas, Ruam Pada kulit
Terdapat ciri-ciri lain orang terjangkit virus seiring bermutasinya covid-19. Menurut, dokter Sohal ciri-ciri corona yang menjangkit tubuh manusia. yaitu: kehilangan rasa dan bau, konjungtivitas (mata merah akibat peradangan), ruam pada kulit, dan perubahan warna pada jari tangan atau kaki.
Ciri-ciri hilangnya rasa dan bau (anosmia) juga diakui Pakar penyakit menular Dr Amesh A Adalja, MD berdasarkan data awal American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery (AAO-HNS).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem