Suara.com - Anda mungkin pernah mengalami kram tangan, yang terjadi ketika otot berkontraksi secara paksa dan tanpa sadar tidak rileks. Kram tangan biasanya bersifat sementara, tetapi cukup membuat ketidaknyamanan dalam beraktivitas.
Kram tangan juga biasanya terjadi seiring bertambahnya usia atau bila Anda melakukan pekerjaan yang membutuhkan gerakan tangan dan pergelangan tangan berulang, seperti orang yang pekerjaannya mengetik.
Umumnya, kram tangan bisa ditangani sendiri di rumah dan bukan termasuk kondisi darurat medis. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa cara mengatasi kram tangan.
1. Mengistirahatkan tangan
Sebagian besar penyebab kram tangan akan penggunaan tangan yang berlebihan atau terlalu lelah. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah mengistirahatkan tangan Anda sesekali dengan menghindari gerakan apapun yang membutuhkan tangan.
Apalagi Anda memiliki pekerjaan yang mengharuskan melakukan gerakan kinetic dengan tangan, seperti mengetik, menulis, melukis dan lainnya. Cobalah, istirahatkan tangan Anda setiap setengah jam ketika bekerja.
Anda bisa mengistirahatkan selama 15-30 menit. Bila kram tangan sudah berlangsung lama, Anda mungkin harus istirahat dari pekerjaan dengan mengambil cuti atau libur.
2. Hentikan aktivitas yang menyebabkan tangan kram
Gerakan tangan yang berlebihan sangat tidak sehat. Bila Anda berada dalam pekerjaan yang harus melakukan banyak gerakan tangan dan menyebabkan kram tangan menyakitkan, maka berhentilah.
Baca Juga: Kenapa Virus Corona Varian Delta Lebih Menular? Begini Menurut Pendapat Ahli
Menghentikan aktivitas berulang dalam waktu yang sangat singkat saja bisa membantu mengurangi rasa sakit dan meredakan kram tangan. Cara ini juga membantu mencegah masalah persendian dan tendonitis.
3. Lakukan peregangan
Peregangan pada tangan bisa membatu mengatasi kram tangan akibat gerakan yang berulang. Salah satu caranya, kepalkan tangan dengan kuat selama 60 detik lalu buka tangan dan regangkan lagi.
4. Kompres tangan
Kompres tangan Anda pakai air hangat atau air dingin ketika mulai kram. Air panas dan dingin bisa membantu mengurangi rasa sakit. Anda bisa menggunakan handuk hangat atau bantal pemanas untuk ditempelkan pada otot yang tegang agar rileks. Selain itu, mandi air hangat juga akan membantu mengatasi kram otot tangan.
5. Tetap terhidrasi
Pastikan Anda jangan lupa minum cukup air selama sibuk bekerja. Karena, kram tangan bisa menjadi tanda dehidrasi yang mempengaruhi fungsi otot dan menyebabkan kram tangan.
Meskipun dehidrasi lebih mungkin terjadi pada suhu panas, Anda tetap bisa mengalaminya pada suhu dingin akibat kurang asupan air. Jadi, sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia