Suara.com - Sebelumnya beredar informasi di media sosial yang menyebut susu beruang atau bear brand diklaim dapat mencegah dan meringankan gejala Covid-19.
Tak ayal, susu pabrikan Nestle tersebut ramai diburu masyarakat hingga sempat terjadi panic buying di beberapa toko di Jabodetabek.
Belum hilang fenomena susu beruang, muncul lagi informasi yang menyatakan bahwa air kelapa muda juga memiliki khasiat yang sama.
Ada klaim meyakini air kelapa dapat menyembuhkan orang-orang yang terinfesksi Covid-19 hingga kembali menyebabkan panic buying.
Kejadian tersebut sontak membuat harga buah kelapa yang diburu masyarakat ikut melesat di pasaran bahkan hingga ada yang menjual sampai Rp50 ribu per buah.
Menanggapi fenomen tersebut, seorang dokter yaitu dr. Nadia Alaydrus secara tegas mengatakan air kelapa tidak bisa digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan Covid-19.
Kata Nadia, air kelapa memang memiliki banyak manfaat, namun tidak secara spesifik dapat menyembuhkan orang yang terinfeksi Covid-19. Simak videonya di sini.
“Anyway belum ada obat, suplemen ataupun herbal yang bisa menyembuhkan Covid-19 ya. Sebenarnya air kelapa itu banyak banget manfaatnya, yang pertama adalah sebagai pengganti elektrolit yang hilang setelah kalian beraktivitas,” ujar Nadia melalui video yang diunggahnya di akun TikTok pribadinya @nadialaydrus.
Lanjut Nadia, air kelapa juga mengandung vitamin, mineral, serat, zat besi dan sebagainya. Dan juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan juga mencegah infeksi. Selain itu, air kelapa juga bermanfaat sebagai antioksidan dan melancarkan pencernaan.
Baca Juga: Pasutri di Sleman Meninggal Saat Isoman, Pemulasaraan Jenazah Sempat Antre Berjam-jam
“Tapi nggak harus beli yang mahal juga. Yang sampai Rp50 ribu. Kalian bisa kok beli air kelapa yang praktis, tinggal minum yang gampang kalian dapetin di minimarket. Tapi carilah yang air kelapa asli ya. Murah, praktis, minumnya gampang dan manfaatnya pun sama. Jadi ingat air kelapa bukan sebagai obat Covid-19 ya,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal