Suara.com - Beberapa orang mungkin menganggap remeh warna urine saat buang air kecil. Tapi urine tersebut bisa mengungkap kondisi kesehatan dan penyakit yang dialami seorang.
Dilansir dari Express UK, Dr Deborah Lee dari Apotek Online Dr Fox untuk mengetahui seberapa sehat urine seorang.
Urine mengandung pigmen kuning yang disebut urobilin, itulah sebabnya urine normal berwarna kuning.
"Jika mengalami dehidrasi, urine akan terlihat lebih kuning atau bahkan coklat. Ketika urine encer, itu terlihat hampir jernih.
Ia menjelaskan bahwa urine berubah warna karena makan makanan yang berbeda. Misalnya, urine mungkin terlihat merah atau merah muda gelap setelah makan makanan berwarna cerah seperti bit atau blueberry.
Berikut panduan warna urine yang menggambarkan kondisi kesehatan.
Urine merah
Urine merah sering berarti darah dalam urine, yang mungkin disebabkan oleh infeksi saluran kemih.
Namun, Dr Lee menambahkan bahwa ini juga bisa disebabkan oleh penyakit ginjal seperti batu ginjal, atau tumor ginjal atau kandung kemih.
Baca Juga: Sekda Nias Utara Ditangkap Terlibat Narkoba, PDIP Minta Seluruh ASN Dites Urine
"Pada pria, itu mungkin karena kelainan pada kelenjar prostat."
Urine berwarna biru atau hijau
urine berwarna biru atau hijau dapat menyebabkan syok dan tidak normal.
Dr Lee menjelaskan urine berwarna biru atau hijau biasanya disebabkan oleh pewarna makanan dari makanan yang dikeluarkan dari tubuh oleh ginjal.
Urine berwarna coklat tua
Urine berwarna coklat tua adalah tanda penyakit kuning, yang dapat terjadi karena berbagai alasan.
Dr Lee berkata Cukup sering penyakit kuning terjadi karena penyakit di hati, kantong empedu, atau pankreas.
“Pada penyakit kuning obstruktif, secara khas, Anda memiliki urine berwarna coklat tua bersama dengan tinja berwarna pucat<' kata dia.
“Jaundice juga bisa hadir sebagai akibat dari hepatitis virus. Orang dengan penyakit hati alkoholik cenderung mengembangkan penyakit kuning.
“Ketika seseorang sakit kuning, bagian putih matanya menjadi kuning, dan kulitnya juga menjadi kuning dan gatal.”
Urine keruh
Jika urine Anda keruh, Anda mungkin mengalami infeksi saluran kemih.
Dr Lee berkata: "urinee bisa terlihat kental, keruh dan penuh sedimen."
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal