Suara.com - Meningkatnya jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia juga seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang melakukan tes swab Covid-19.
Peningkatan ini juga dipicu syarat dair pemerintah yang mewajibkan tes Covid-19 negatif untuk syarat perjalanan.
Berbeda dengan peraturan sebelumnya, kali ini pemerintah memperketat dengan menambahkan sejumlah aturan untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian dan menekan laju penyebaran Covid-19.
Mekanisme ini juga dibuat untuk menghindari terjadinya pemalsuan surat hasil. Dengan sistem yang terintegrasi dan tidak semua laboratorium di Indonesia mengantongi akreditasi tersebut.
Mengingat, Kementerian Kesehatan Indonesia mengumumkan bahwa hanya ada 742 lab resmi di Indonesia yang terafiliasi dan diakui labnya dalam mengeluarkan hasil swab test.
Untuk itu, penting juga memilih laboratorium tes swab yang telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Bumame Farmasi. Sehingga, hasil dari swab test yang dikeluarkan oleh Lab Bumame Farmasi bisa digunakan sebagai syarat penerbangan yang nantinya data dari hasil pemeriksaan tersebut akan dimasukkan dalam data New All Record (NAR) dan terhubung ke aplikasi Pedulilindungi.
"Kami berkomitmen memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan tes PCR Swab Test maupun Swab Antigen sebagai usaha menghentikan laju penyebaran COVID-19," ujar James Wihardja, Direktur Utama Bumame Farmasi, dalam keterangannya, Rabu, (14/7/2021).
Beberapa klinik bahkan masih mewajibkan masyarakat untuk menunggu dan mengambil hasilnya dalam bentuk hardcopy.
Jelas, hal ini akan menyulitkan para masyarakat yang membutuhkan hasil tersebut untuk melengkapi dokumen utama penerbangan maupun perjalanan darat seperti kereta api.
Baca Juga: Catat! Daftar Lengkap 37 Laboratorium Tes PCR Covid-19 di Banten yang Diakui Kemenkes
James mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan PCR Swab Test maupun Swab Antigen. Salah satunya dengan langsung mengirimkan softcopy hasil Swab Test dari lab melalui nomor Whatsapp yang sudah didaftarkan dan juga hasil yang dapat diunduh setiap saat di situs resminya.
Selain itu semua prosedur dan sistem juga terintegrasi secara online. Sehingga, masyarakat dapat menerima hasil tes dalam waktu 30 menit untuk Swab Antigen dan 10 dan 16 jam untuk PCR Swab Test.
“Kami juga berusaha memaksimalkan solusi agar masyarakat melakukan registrasi dan pembayaran online sebelum datang ke 17 lokasi Bumame Farmasi terdekat, sehingga mempermudah proses Swab Test dan penerimaan hasil," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan